Art

Pameran di Bandara Internasional Dunia

Seni dibuat bukan hanya untuk dinikmati diri sendiri. Apapun itu. Tapi impian setiap seorang seniman adalah agar karyanya dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin orang. Nggak ada seniman, yang yakin bahwa karyanya bagus, cuma nyimpen karyanya diem-diem – kecuali memang karya seni itu sangat pribadi sifatnya.

Tempat buat mamerin seni juga nggak harus terbatas di galeri atau museum. Sepanjang banyak orang yang ke tempat itu, nggak usah sungkan untuk mamerin karya seni – dengan seijin yang punya tempat tentunya. Kalo di Jakarta, banyak pameran seni di hotel-hotel itu sebenernya udah keren. Artinya, banyak karya seni kita yang akhirnya jadi dikenal sama para tamu hotel yang kebanyakan berasal dari luar negeri. Nggak cuma dinikmati, tapi juga dibeli. Sayangnya, terbatas sama para tamu yang nginep di hotel itu aja…

Salah satu tempat yang tiap harinya didatengin ribuan, bahkan mungkin ratusan ribu orang adalah bandara. Orang biasanya kalo dateng ke bandara kepagian atau flight-nya delay, pasti jalan-jalan di bandara kan? Nah buat yang nggak suka shopping selama nunggu, di beberapa bandara di dunia mereka juga bisa ngeliat pameran karya seni. Dimana aja itu?

San Diego International Airport (San Diego)

Kebanyakan karya yang dipamerin di bandara ini adalah karya artis setempat, dan letaknya di setelah pemeriksaan security. Mungkin supaya lukisannya nggak gampang dicuri ya? Kacau juga kalo dicuri orang, terus orangnya terbang ke luar negeri kan? Beberapa pameran karya seni yang terakhir judulnya antara lain “Trash? Look Again”. Ini sebuah pameran karya seni yang dibuat dari barang-barang bekas, dan membawa para pengunjung ke “Birth of the New” dari Children’s Museum – sebuah karya abstrak dari Kareem Ralph Amin, juga “To Sit”, kursi-kursi yang dijadiin sebagai karya seni.

O’Hare International Airport (Chicago)

Bangku-bangku di bandara ini dilukis dengan tangan sama para artis dari After School Matters – sebuah program untuk para remaja setempat.

Charles de Gaulle Airport (Paris)

Di Terminal 2E di bandara ini, kamu bisa ngeliat koleksi karya Rodin yang terkenal itu – termasuk “The Age of the Bronze” sama “The Kiss”.

Gatwick Airport (London)

Di North dan South Terminal di bandara ini banyak terpampang lukisan karya Sir Peter Blake, seorang bangsawan juga juga seorang pop artist yang bikin ilustrasi di albumnya The Beatles “Sgt. Pepper”.

Schiphol Airport (Amsterdam)

Kalo kamu punya banyak waktu dan udah selesai shopping sebelum ninggalin Amsterdam, nggak ada salahnya dateng ke bandara lebih awal karena kamu bisa ngabisin waktu berjam-jam di sini. Bukan cuma karena bandara ini punya perpustakaan dan taman indoor yang cantik, tapi juga karena bandara ini banyak mamerin karya-karya yang dipamerin di Rijksmuseum yang terkenal itu. Kamu bisa ngeliat koleksi para pelukis Belanda terkenal di sini (Jan Steen, Jacob van Ruisdael), juga banyak lainnya.

Seandainya di Indonesia beberapa ruang di bandaranya juga dijadiin galeri seni mungkin juga bukan ide yang buruk ya? Senggaknya, lebih aman dan terjaminlah ketimbang pamerannya dibuat di stasiun kereta api atau di terminal bus. Udah pasti dicoret-coret, terus dicuri. Harus diakui memang, apresiasi sebagian besar orang Indonesia terhadap seni masih kurang.  Padahal seru juga kan kalo bisa punya bandara yang cantik dan penuh karya seni, kayak bangku-bangku di Chicago itu?

About author

New York Types

Di akhir tahun 2011 lalu ada sebuah pameran bertajuk “New York Types” yang diselenggarakan oleh “New York Write Itself” dan “The Village Voice”. Pameran ini ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official