Art

Gedung-Gedung Dari Bata Yang Mengagumkan

Di bulan April ini Phaidon Press menerbitkan buku berjudul “Brick” karya William Hall. Sebuah buku yang memberi pengetahuan mendalam tentang seni arsitektur awal yang luar biasa. Buku tersebut juga menampilkan banyak karya dari arsitek terkemuka abad ke-20, seperti Mies van der Rohe, Alvar Aalto dan Frank Llyod Wright. Secara umum, “Brick” mengekspolorasi keindahan batu bata sebagai bahan bangunan melalui 180 gedung yang pembuatannya terbentang mulai dari tahun 3000 SM hingga sekarang, dan mengajak pembacanya untuk menyimak kualitas seni rupa dari bangunan tersebut.

Buku ini dibekali dengan foto-foto yang luar biasa bagus, yang disertai dengan komentar tentang bangunan yang terdapat di dalam foto. William Hall bahkan mengatakan jika selama satu dekade terakhir ini belum ada buku yang memaparkan tentang subjek dalam buku ini dan mengindikasikan jika arsitektur bata sangat kurang mendapatkan apresiasi yang berhak didapatkannya.

Untuk mengetahui bagaimana mengagumkannya gedung-gedung dari bata ini, mari kita intip “Brick” dengan melihat 7 foto yang terdapat dalam bukunya:

1. Grosvenor Estate, London

Sumber gambar: thedailybeast.com

Sir Edwin Lutyens mungkin dikenal berkat kreasinya untuk Istana Kepresidenan di New Delhi di India, akan tetapi gambar di atas merupakan proyek perumahan bernama Grosvenor Estate yang didirikan di tahun 1930an di kota London.

2. St. Anne, Vilnius

02

Setiap gaya arsitektural yang mencakup kata flamboyant di judulnya pastilah menarik. Façade St. Anne di Vilnius menampilkan susunan bata yang terpilin dengan kusut (ada 33 jenis bentuk bata di dalamnya) dan dianggap sebagai contoh paling terkenal dari Flamboyant Gothic. Gereja luar biasa ini didesain oleh Micahel Enkinger atay Benedikt Rejt di tahun 1500.

3. Malwiya Minaret, Irak

03

Malwiya Minaret merupakan bagian dari Mesjid Raya di Samarra di Irak. Mesjid Raya ini merupakan salah satu bangunan terbesar di dunia, tapi hampir keseluruhannya hancur di tahun 1278. Menara spiral di atas memiliki tinggi 52 meter dari permukaan tanah.

4. Gereja St. Marien, Jerman

04

Bangunan berbentuk ombak ini didesain oleh Königs Arkitekten sebenarnya merupakan sebuah gereja bernama St. Marien yang terdapat di Schillig, di pantasi laut utara Jerman.

5. Chilehaus, Jerman

05

Ada yang sangat “Jerman” dengan bangunan kokoh di atas yang didesain oleh Fritz Höger di tahun 1924 di Hamburg, Jerman. Dinamakan “Chilehaus”, gedung ini dibangun oleh industrialis tambang yang menghasilkan uangnya di Chili. Bangunan ini sekarang mungkin dikenal karena kemiripan rupanya dengan sebuah kapal.

6. Candi Bagan, Myanmar

06

Meski sekarang “hanya” tersisa sekitar 2.200 stupa, candi dan biara Budha di platteau di Bagan, Myanmar, tapi diperkirakan ada kurang lebih 10.000 candi yang dibangun antara abad ke-11 dan 13.

7. American Radiator Building, New York

07

Meskipun sekarang terlihat pendek, jika dibandingkan dengan banyak gedung pencakar langit yang menghiasi kota New York, tapi American Radiator Building masih merupakan salah satu gedung yang paling ikonik. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1924 oleh arsitek Raymond Hood dan John Mead Howells.

 

Penulis: Haris Fadli Pasaribu

Sumber gambar: thedailybeast.com

arsitektur

About author

Seni Meledek Ketimpangan

Sebuah karya seni itu nggak selalu dibuat hanya untuk terlihat indah, tapi juga kadang bertugas untuk menyampaikan ide, pesan, atau bahkan protes. Ada sebuah genre ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official