Kenali Variasi Minuman Kopi Baru Dan Temukan Sensasinya

0

Sebagai manusia, kita pasti pernah merasa haus untuk mencoba hal-hal baru, sesuatu yang di luar kebiasaan kita. mungkin untuk memperluas pengalaman atau menguji perspektif baru. Sebagai penikmat kopi, mungkin kita merasa nyaman dengan pilihan kopi yang bisa kita minum, terkadang mencoba kopi dengan pendekatan yang berbeda, meski biasanya juga tidak bisa lepas dari jenis brewing kopi yang umum.

Tapi tahu nggak sih kalau sebenarnya banyak banget jenis minuman kopi ini yang wajib dicoba, bukan cuma untuk memperluas pengetahuan kamu akan kopi, tapi juga memberi perspektif yang baru akan selera kopi. Mungkin kamu belum tentu suka, tapi mungkin juga malah akhirnya jadi suka banget. Terlepas dari itu, tidak ada salahnya mencoba kan?

Dan 3 varian ini mungkin bisa bisa menjadi pilihan!

1. Dandelion Coffee

Sumber gambar: huffingtonpost.com

Dandelion Coffee? Apakah dia? Well, yang pasti minuman ini konon lagi naik daun dan kerap dibandingkan dengan matcha. Selain trendi, Dandelion Coffee telah menjadi pilihan ahli nutrisi untuk menjadi sajian minuman mereka di pagi hari. Atau seenggaknya mencampurkannya dengan kopi biasa.

Jadi, apa keistimewaanya? Dandelion Coffee adalah jenis kopi yang bebas kafein dan sedikit mirip dengan kopi instan. Sebenarnya ia adalah teh yang di-roast dengan akar dandelion, walaupun rasa dan rupanya mirip dengan kopi. Yang kerap menjadi bahan campuran antara lain barley rye, akar chicory dan bit gula. Meski mirip kopi, tapi rasa Dandelion Coffee nggak terlalu masam dan pahit, malah sedikit manis karena kandungan glukosa yang terdapat di akar chicory.

Meski begitu, menurut Julie Upton, seorang nutrisionis dari Appetite For Health, belum ada bukti kuat jika ada keuntungan dari segi kesehatan jika mengkonsumsi Dandelion Coffee secara teratur, walau secara kandungan nutrisi ia cukup kaya akan vitamin, mineral dan juga phytonutrients. Yang pasti Dandelion Coffee dapat membantu memberi asupan makanan untuk bakteri baik yang berada di usus berkat kandungn probiotiknya. Jadi, terkecuali bisa menyebabkan perut kejang atau gangguan tidur, Dandelion Coffee mungkin bisa menjadi pengganti kopi harian kita.

2. Elixir Specialty Coffee

Sumber gambar: laweekly.com

Apa yang istimewa dari Elixir, minuman kopi yang ditawarkan oleh produsen bernama Elixir Speciality Coffee? Minuman ini dijual dalam botol kecil yang diberi label yang bertuliskan negara asal kopinya dan penomoran dari 1 hingga 24 yang berhubungan dengan jumlah jam yang mungkin saat mengerjakan minumannya.

Seperti halnya espresso dan kopi brewing lain, Elixir masih memiliki dua bahan yang sama dengan yang biasa kita konsumsi di pagi hari, kopi dan air. Yang membedakan tentunya proses ekstraksinya yang dilakukan dengan gelombang suara. Lumayan unik nih ya?

Walaupun cara pembuatan Elixir masih rahasia, tapi proses ekstraksi yang dibantu dengan gelombang sonik merupakan cara yang cukup umum. Biji kopi dan air ditaruh di sebuah ruangan atau wadah yang memiliki sirkulasi gelombang suara berfrekeunsi tinggi. Gelombang ultrasonik akan menghancurkan dinding sel dan meleburkan kafein dan aroma kopi bersama air.

Semakin tinggi angka yang tertera di label maka semakin pekat pula cairan yang berada di dalamnya, meski tetap saja mereka terlihat seperti whisky dan terasa seperti versi murahan dari brewing dingin. Seenggaknya pada awal cicipan. Karena pada tegukan berikutnya, efeknya mulai terasa berbeda dari minuman kopi biasanya.

Cairan Elixir terasa seperti teh, baik dalam tekstur ataupun aroma yang merupakan perpaduan antara buah dan herbal. Minumannya nggak terasa pahit dan manisnya terasa alami, terutama yang memiliki label angka-angka rendah. Luapan energi yang dihasilkan nggak muncul semerta-merta tapi secara perlahan dan terjaga. Bahkan  kamu masih bisa tidur nyenyak di malam hari kok walaupun sehabis menyesap Elixir di sore sebelumnya.

3. Chicory Coffee

Sumber gambar: huffingtonpost.com

Pada ulasan Dandelion Coffee di atas, disebutkan juga akar chicory sebagai salah satu bahan campurannya. Tapi tahu nggak sih ternyata chicory sendiri juga bisa menjadi varian jenis minuman kopi juga. Sebagai catatan, chicory adalah sebuah nama yang indah.

Namun bukan bunganya yang menjadi bahan minuman, melainkan sang akar. Setelah di-roast ia dapat di-brew bersama kopi dan voila! Jadilah Chicory Coffee. Lantas, mengapa pula ia bisa menjadi bagian dari varian minuman kopi.

Ini harus dirunut ke masa saat minuman berkafein terasa mahal akibat isu perekonomian dan sejenisnya. Bahkan keberadaan kopi saja jarang. Memang belum ada data pasti kapan tepatnya chicory digabungkan bersama kopi, namun penggunaannya menjadi populer di era Blokade Kontinental-nya Napoleon di tahun 1808, yang menyebabkan penyusutan pasokan kopi. Chicory sendiri merupakan tanaman asli Perancis dan sudah lama menjadi bagian dari seni kuliner, jadi nggak aneh jika kemudian dimanfaatkan dalam bentuk yang lain.

Meski masa sulit sudah berlalu, namun ternyata penggunaan chicory lantas nggak berhenti dan malah tumbuh dengan baik dan menyebrang ke daerah-daerah kolonisasi Prancis, seperti New Orleans, Amerika Serikat. Dan selanjutnya tinggal sejarah.

Penulis: Haris Fadli Pasaribu

minuman kopi

No comments

Ribetnya Ngopi di Paris

Seperti yang kita tahu, orang Prancis itu adalah warga dunia yang paling sombong budaya. Kalau kamu pernah ke Paris, atau pernah dengar cerita orang yang ...