Meninggalkan Kenangan di Setiap Tempat

Jaman sekarang banyak banget buku yang diterbitkan oleh orang-orang yang menamakan diri mereka traveler. Beberapa di antaranya mengawali karir kepenulisan mereka mulai dari blog. Bagi seorang “petualang”, menuliskan kembali kisah-kisah perjalanan mereka mungkin akan meninggalkan bekas yang mendalam di hati pembacanya, bahkan mungkin akan membuat beberapa orang jadi tergoda untuk datang ke tempat-tempat yang mereka ceritakan. Tapi, apa yang mereka tinggalkan untuk penduduk setempat?

seth-globepainter-1[6]

7602175556_dd1ed8f68a_o

Seorang seniman mural asal Prancis, tak ubahnya seperti para “petualang” kita, juga suka berkeliling dunia. Juga berkarya, tentunya. Hanya saja bedanya, dia tidak membuat karyanya sepulangnya dari tempat-tempat yang ia kunjungi, melainkan membuatnya di manapun ia berada. Semacam kenang-kenangan kepada penduduk setempat, atau sebagai tanda bahwa ia pernah datang ke tempat itu, mungkin.

9313255131_3f7b67d5f9_o

Seniman ini yang bernama asli Julien Malland, tapi lebih dikenal orang dengan nama Seth Globepainter, menggunakan tembok-tembok yang ia jumpai di seluruh tempat yang pernah ia kunjungi sebagai kanvasnya. Malland mungkin tidak menguasai semua bahasa di negara-negara yang pernah ia kunjungi, tapi dengan karyanya, ia berkomunikasi dengan penduduk setempat. Ia melibatkan para penduduk itu dengan cara memotret mereka di samping karya muralnya. Bukan hanya itu, ia juga belajar membuat kerajinan rakyat di manapun ia berkunjung. Lulusan National School of Decorative Arts di Paris ini telah melanglang buana ke India, Cina, Mexico, Brazil, Afrika Selatan, bahkan sampai ke Indonesia.

seth-globepainter-8[2]a

seth-globepainter-6[2]

Karya Malland terlihat sangat riang dan jenaka, dan sama sekali tidak memuat pesan politik apapun seperti kebanyakan seni mural yang ada di jalan-jalan.

Kumpulan karya Malland telah dibukukan dengan judul “Globepainter”, lengkap dengan foto-foto, sketsa, dan kumpulan anekdot dari perjalanannya. Inspirasi untuk melukisi seluruh dunia ini berawal ketika ia bekerja untuk sebuah serial dokumenter yang berjudul “Les Nouveaux Explorateurs”.

Mungkin ketika kita berkunjung ke sebuah tempat asing, kita tidak bisa melukis seperti Malland sebagai kenang-kenangan untuk penduduk di tempat itu, tapi setidaknya kita bisa meninggalkan kesan yang baik dan manis. Rasanya itu sama indahnya dengan karya seni di tembok-tembok di pelosok negara-negara dunia yang pernah dilukisi Malland, bukan?

Jadi, di manapun kamu berada saat ini, cobalah untuk selalu meninggalkan jejak yang bisa dikenang orang dengan baik. Selamat menyambut Tahun 2014!

Website: globepainter.com

[OPEN CALL] Cut & Re-mix

Pameran senirupa CUT & RE-MIX di Jogja Gallery, 2-9 September 2014, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Festival Kesenian Yogyakarta ke-26 (FKY 26). Akan dipamerkan 40 ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official