Cinta Datang Bila Kau Singkirkan Penghalangnya

morning-coffee-by-the-lake-26bbcc5e-82e4-4099-8223-01633d18112f

TUGAS kita, kata Jalaluddin Rumi – bukanlah mencari-cari Cinta, tapi mencari dan menemukan seluruh penghalang yang kita bangun di dalam diri yang menghalangi-halangi datangnya Cinta itu. Lalu, tentu saja, kita rubuhkan ia.

Rumi, penyair Persia itu, ia bahkan telah meruntuhkan batas antara kepada cinta makhluk dan khalik. Ia bahkan telah menyatukan antara Cinta yang banal dan sakral. Haruskah Cinta itu berarti saling memiliki? Bukankah Tuhan, akan terus memiliki kita dengan atau tanpa kita mencintai-Nya?

Ah, Rumi! Dia juga yang pernah berkata bahwa Cinta tak tertulis di kertas, karena tulisan di kertas bisa dihapus. Cinta juga tak terukir di batu, karena batu bisa hancur. Cinta terpahat di hati dan di sana ia kekal selamanya.

O, kopi ini, pagi ini, aku merasakannya tidak lagi dengan lidahku saja. Aku menikmatinya dengan hatiku! Kau mau?

Oleh: Juru Baca

About author

Ibu Juga Butuh Kopi, Nak

Banyak yang mengira bahwa kopi itu hanya diminum oleh orang-orang yang bekerja, padahal kopi itu juga penting diminum oleh para ibu rumah tangga. Well, menjadi ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official