Bagaimana Mengendus Kopi Layaknya Seorang Pro

Rasa-rasanya sebagai pencinta kopi pasti kita juga sangat menggandrungi aroma yang menyeruak dari secangkir kopi panas. Namun ternyata saat kita harus mengevaluasi aroma kopi, untuk menentukan karakteristik kopi tertentu, ternyata lebih sulit melakukannya dengan mengendus daripada mencicipi. Reseptor dalam otak yang memproses bau akan mengalami kesulitan dalam melakukannya, oleh karenanya diperlukan latihan agar kita mengendus aroma kopi dengan lebih fokus layaknya seorang profesional. Dan ternyata caranya tidak sulit dan cukup menyenangkan.

Inilah yang harus dilakukan untuk memastikan apakah hidung kita dapat mengenali jenis-jenis kopi. Kita memerlukan:

  • Satu buah gelas atau mangkuk sup dengan kapasitas 8 oz. untuk setiap jenis kopi
  • 13 gram (atau dua sendok makan) untuk setiap jenis kopi yang hendak diendus.
  • Air panas
  • Timer yang sudah diset sepanjang 4 menit
  • Satu sendok sup atau kaldu

Masukkan setiap sampel kopi ke dalam gelas atau mangkuk yang terpisah. Angkat gelas/mangkuk tadi dan ketuk perlahan untuk melepaskan aromanya. Lantas dekatkan hidung sedekat mungkin dengan kopi tanpa harus menghirup atau menghembuskan serbuk kopinya. Hirup dalam aroma kopinya dan kemudian jauhkan. Buang nafas, ketuk perlahan lagi dan ulangi prosesnya.

Sebelum diseduh, kopi memberikan aroma yang mudah menguap dan mengendap di udara. Para penggiat kopi profesional biasanya menyebut ini dengan harum kopi (coffee’s fragrance). Adalah penting untuk seseeara mungkin untuk hidung kita melakukan hal ini sesudah kopinya digiling untuk pengaruh yang lebih besar, karena bau kopinya secara perlahan akan menghilang dengan berlalunya waktu.

Setelah kita “merasakan” aroma kopinya, mulailah proses menyeduh kopi dengan menuangkan air panas ke dalam setiap gelas/mangkuk. Usahakan setiap gelas/mangkuk memiliki takaran air yang sama. Dan saat air menyentuh permukaan gelas/mangkuk, aktifkan timer-nya. Saat gelas/mangkuk tadi penuh, perhatikan kerak yang mulai bermunculan di permukaanya. Tanpa mengangkat gelas/mangkuk tadi, dekatkan hidung dengan permukaan kerak kopi tadi, dan hirup dengan dalam uap seduhan kopinya. Perhatikan bagaimana wanginya telah berubah.

Inilah yang dinamakan dengan aroma kopi (coffee’s aroma), atau bagaimana bau kopi saat proses penyeduhan tengah terjadi. Aroma kerap kali lebih mudah dibaui karena kelembapan yang terdapat di dalam uap kopi membiarkan baunya tertinggal lebih lama di udara.

Saat timer mati, barisan sampel kopi kita siap untuk langkah kecil terakhir. Posisikan hidung sedekat mungkin dengan kopi, dan rasakan aromanya saat menghirupnya dengan dalam, sementara secara perlahan gunakan bagian belakang sendok untuk menekan-nekan kerak. Hal ini , yang dalam cupping (istilah coffee tasting) biasanya disebut dengan break, akan melepaskan beberapa aroma dari cairan kopi yang berada di bawah kerak dan dapat memberikan pengalaman penciuman yang intens dalam coffee taster.

Latihan sederhana ini akan memberikan sebuah sesi proses membaui kopi yang sangat fokus. Tapi juga bukan ide yang jelek untuk mengendus kopi kita sebelum ia diseduh dan disajikan untuk diminum. Dan menghabiskan waktu untuk membaui kopi benar-benar dapat menambah rasa nikmat saat meminumnya.

Selamat mencoba dan salam sruput!

aroma kopi

About author

Coffee Shop di Bali pt.1

Mungkin kamu masih ingat kalau salah satu admin Kopi Keliling sempat pergi ke Ubud Writers and Readers Festival 2012 di Bali. Mumpung ke Bali, Kopling ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official