Art

Menuliskan Dongeng lewat Kolase

0

Kalau dilihat sekilas, karya seniman Morgana Wallace seperti sebuah ilustrasi yang menceritakan tentang mitologi dan dongeng dari berbagai tempat. Ketika dilihat lebih dalam, sebenarnya ia menggunakan teknik paper cutting, bukan ilustrasi.

Saat kecil, Victoria Morgana mencintai mitologi Mesir dan Yunani, serta cerita rakyat seperti Raja Arthur. Ia selalu berpura-pura menjadikan dirinya sebagai karakter yang ada dalam cerita tersebut. Alhasil, kebiasaan menjadikan dirinya sebagai karakter tersebut berlanjut hingga dewasa. Ia membuat kreasi dari kertas-kertas dan membuat tokoh dalam cerita tersebut. Alasannya sederhana, ia tak bisa menuliskannya. Jadi ia memilih untuk membuatnya.

tumblr-mryepp4mrk1rxrkm1o1-r1-1280

Jika biasanya teknik paper cutting menggunakan cutter, tapi yang digunakan oleh Morgana adalah monotyping, sebuah teknik seni grafis di mana seseorang membuat lukisan atau gambar pada permukaan halus (umumnya kaca). Lalu, gambar tersebut dipindah ke kertas menggunakan mesin cetak. Alasan Morgana melakukan monotyping dengan kertas karena memungkinkan dirinya untuk mengeksplorasi kertas menjadi sesuatu yang ia inginkan.

SONY DSC

SONY DSC

Apa yang dilakukan oleh Morgana mirip seperti kolase pada foto. Hanya saja ia menggunakan kertas sebagai medianya. Jika ia salah atau tidak sreg dengan karyanya, tinggal diganti oleh kertas lain. Kalau kamu bayangkan seperti membuat awan yang berlapis-lapis. Dibandingkan dengan media lain, Morgana mengaku kalau teknik paper cutting tidaklah spontan dan kadang terasa monoton. Tapi, tantangan ini justru menarik baginya dan jauh sebanding dengan tampilan produk akhir di bawah kaca dan interaksi lapisan kertas.

tumblr-n8v1y09lbu1rxrkm1o1-r1-1280

tumblr-nacpe6gklh1rxrkm1o1-1280

Karya-karyanya seringkali melibatkan valkyries, naga, tukang sihir, ratu, dan segala hal berbau fantasi. Menarik. ketika seseorang tak bisa menerjemahkan apa yang ia suka ke dalam tulisan, ia mencari cara untuk membuatnya dengan cara lain. Seperti yang dilakukan Morgana, karena ia tak bisa menuliskan karakter-karakternya, ia buat dalam bentuk kolase gambar yang unik.

Selalu ada cara untuk mengekspresikan kreativitas, bukan?

About author

No comments

Ibu Kartini dan Budaya Jawa

Raden Adjeng Kartini memang sudah meninggal sejak tahun 1904, tapi sampe hari ini setiap tanggal 21 April kita masih memperingati ulang tahunnya dan jasa-jasanya. Bukan ...