“Setan-Setan” Halloween

0

Ahh, hari ini tanggal 31 Oktober. Biasanya sih tanggal itu identik dengan yang namanya Halloween. Nah, buat warga sebagian warga Jakarta ini menjadi ajang adu kreatif untuk bikin kostum yang akan mereka pakai ke pesta-pesta Halloween yang biasa diadakan setiap tahun. Mulai dari acara di pusat perbelanjaan, acara rumahan, sampai ke club-club besar ibu kota. Budaya ini sudah heboh sejak bertahun-tahun lalu, namun semakin ke sini itu semakin kreatif nampaknya orang-orang membuat kostum.

Tentunya di luar negeri sana pun pesta Halloween juga menjadi ajang seru-seru an yang menyenangkan. Mulai dari konsep pesta, dekorasi, hingga kostum yang dibuat pun sangat-sangat kreatif dan maksimal. Kalau yang sering kita lihat di film dan televisi kan setiap Halloween anak-anak kecil pergi keliling komplek perumahan mereka untuk ‘Trick or Treating’. Terus kalau di film horror mereka end up dibunuh psycho killer yang memang nongol nya satu tahun sekali pas Halloween #eh?

Nah, Kopling nemu beberapa benda-benda kreatif seputar Halloween di internet. Yang pertama adalah Pumpktris. Namanya agak maksa sih, itu didapatkan dari kata Pumpkin dan Tetris. Tentunya kamu semua tau Tetris dong? Jadi si Nathan (hahabird.com), sang kreator, membuat sebuah Jack O’ Lantern menjadi mainan Tetris. Lampu-lampu LED yang ditanamkan di dalam buah labu tersebut menjadi balok-balok Tetris yang dapat kita “kemudikan” dengan menggerakkan tuas yang juga merupakan batang buah labu tersebut. Gokil ya?? Gak ada kerjaan apa dia iseng banget hahaha..

Mau liat video cara main Pumpktris? Kamu bisa lihat di sini.

Kedua, Pumpkin Zombie bikinan Ray Villafane (villafanestudios.com). Ray dan tim nya membuat instalasi super keren dari 3 buah labu terbesar yang ditaman di Amerika (beratnya sekitar 850 kg). Instalasi tersebut dibuat khusus untuk acara yang diadakan di The New York Botanical Garden.

Detail Zombie nya sih luar biasa yah. Kamu bisa liat video tentang karya Ray Villafane di sini.

Naah, yang terakhir nih yang paling keren menurut Kopling. Kamu masih inget kan sama kasus restorasi gagal total Ecce Homo? Semenjak berita kasus tersebut merebak di internet, figur Ecce Homo pun gak luput inspirasi dari kostum perayaan Halloween tahun ini.

Ini dia JUARA nya!!!

Itu dia beberapa kegilaan Halloween yang terjadi di luar sana. Tapi beda bangsa, beda juga budaya nya. Di balik hiruk pikuk perayaan Halloween di Indonesia (Jakarta khususnya), cenderung tidak ada nilai “Indonesia” di dalam nya. Setan-setan mendadak “berkeliaran” baik di pusat perbelanjaan maupun televisi, pesta-pesta kostum menjamur tanpa tau sebetulnya esensi di balik perayaan Halloween yang dulu nya merupakan perayaan Samhain oleh bangsa Celtic (Irlandia) di Eropa, dimana para petani introspeksi sekaligus mempersiapkan diri untuk masuk ke musim dingin, seperti yang ditulis  Ranggoaini Jahja di artikel “Halloween, ‘kuntilanak’ and cultural identity” untuk The Jakarta Post.

Kan kasian para Kuntilanak itu menjadi tokoh jahat terus, bahkan sampai setelah mati pun image nya, dan juga teman-temannya yang lain tetap buruk. Padahal kalau dipikir-pikir, mereka (karakter-karakter setan lokal) itu merupakan bagian dari budaya kita lho. Kalau menurut Kopling kisah-kisah seram itu dibuat buat kontrol sosial pada jaman dulu. Jadi fokus sebenarnya ada di sebab-akibat daripada di pelaku (si setan). Kalau dibikin pameran tentang karakter-karakter setan lokal seru juga kali ya? Ada yang tertarik garap bareng tahun depan? hehehe

 

About author

No comments

Kopi Lombok

Masyarakat Lombok adalah orang-orang yang sangat fanatik dengan kopi, yang sudah menyatu dengan kehidupan mereka sehari-hari. Mereka nggak akan melalui satu haripun tanpa kopi, dan ...