Homemade Cold Brew Coffee

3

Setelah kemarin sempet ngasih tips-tips seputar cara membuat espresso, kali ini Doddy Samsura, barista dari 1-15 Coffee, ngasih tips lagi mengenai cara membuat kopi dingin (cold brew) yang enak dan gampang! Kopi dingin ini bukan kopi panas yang ditambahin es, tapi kopi yang diseduh dengan air dingin. Nah, cara membuat kopi dingin nggak seperti espresso yang menggunakan mesin canggih, tapi memakai alat sederhana dengan cara manual. Masih inget kan minggu lalu Kopling sempet ngebahas beberapa cara manual brew?

Kopi dingin pertama kali ditemukan oleh Toddy Coffee. Konon kabarnya, Toddy menemukan metode yang nggak umum dalam proses penyeduhan kopi ini di tahun 1964 silam. Ia terinspirasi dari pengalamannya memesan secangkir kopi di sebuah cafe di Guatemala yang menyajikan kopi dalam bentuk konsentrat bersuhu dingin dan disajikan bersamaan dengan satu teko air panas di sampingnya. Ibunya yang nggak bisa meminum kopi karena suka bermasalah dengan perut ternyata nggak mengalami masalah apapun setelah meminum kopi di cafe tersebut. Dari situlah Toddy kemudian menciptakan metode seduh yang secara internasional disebut cold brew.

Sekarang ini metode cold brew semakin berkembang dan cara-cara penyeduhan dengan metode sejenispun banyak bermunculan. Di bawah ini adalah beberapa alat seduh lain yang juga nggak konvensional.

Sebenarnya, konsep dasar cold brew adalah mencampur air dingin atau air bersuhu ruangan dengan bubuk kopi yang digiling kasar, lalu didiamkan selama 12 jam kemudian disaring. Konsentrat kopi yang diperoleh dapat disajikan sebagai minuman hangat atau dingin. Supaya rasanya tetap maksimal, simpan konsentrat kopi di dalam wadah kaca tertutup rapat di dalam kulkas dan konsumsi dalam waktu kurang dari dua minggu.

Nah, kalo cara bikin kopi dingin di rumah gimana yah? Yuk simak tips dari Doddy berikut.

Alat-alat

1. Wadah/botol sirup 1 liter
2. Timbangan
3. Corong
4. Alat penggiling kopi (grinder)
5. Saringan kain
6. Kulkas

Bahan-bahan

1. Biji kopi
2. Air mineral

Cara Membuat

1. Giling biji kopi (cukup kasar saja, tidak perlu terlalu halus) sebanyak kurang lebih 70 gr. Lihat contoh gilingan kasar pada gambar sebelah kiri di bawah ini.

2. Masukkan bubuk kopi ke dalam wadah/botol dengan menggunakan corong.

3. Tuang air dingin atau air bersuhu ruang sebanyak 500 gr. Rasio yang umum digunakan adalah 1:7 (1 gram kopi untuk 7 gram air), tapi kamu bisa mengubah rasio sesuai selera. Rasio ini akan berpengaruh terhadap kepekatan kopi. Semakin banyak air dibanding kopi maka hasil seduhannya akan semakin encer.

4. Tutup wadah dengan rapat.

5. Simpan wadah berisi seduhan kopi ke dalam lemari pendingin selama kurang lebih 12 jam

Tips tambahan!

1. Kamu juga bisa menambahkan air atau susu dengan menggunakan rasio 1:3 (1/4 bagian untuk konsentrat kopi dan 3/4 bagian untuk air atau susu). Rasio ini nggak bersifat mutlak, jadi sekali lagi kamu bisa mengubah rasio sesuai dengan selera.

2. Supaya hasil seduhannya maksimal, pilih kopi yang segar (kira-kira berumur 2 minggu setelah tanggal roasting, atau baca lagi di sini untuk lebih lengkapnya) dan giling kopi sesaat sebelum diseduh. Inget yah, tekstur gilingannya yang kasar aja, nggak perlu terlalu halus. Selain itu, pilih kopi yang memiliki cita rasa asam (acidity) yang tinggi, seperti kopi dari Toraja atau Bali. Sebaiknya jangan memakai kopi dengan cita rasa asam yang rendah karena hasil seduhan kopi dengan metode cold brew sendiri rasa asamnya sudah turun drastis.

3. Kopi dingin memiliki rasa yang smooth dan kaya rasa karena metode cold brew adalah metode ‘lembut’ yang nggak memaksa kopi untuk berekstraksi dengan panas atau tekanan air. Tapi karena lembutnya metode ini juga, jangan terlalu berharap untuk menemukan aroma khas kopi yang menarik dari seduhan ini.

 

Gimana? Ada yang udah berhasil nyoba? Kalau sukses jangan lupa ambil fotonya terus mention kita di @KopiKeliling, atau kalau mau komen di comment box di bawah juga boleh.

 

About author

3 comments

  1. isal 20 May, 2013 at 05:00 Reply

    wah saya coba cold brew kamren , bean nya bali kintamani ..
    karena baru nyobain dan rasanya cukup ajaib ..
    ga berbau tapi citrus kuat juga khas bali kintamani

  2. nteb 20 December, 2014 at 14:36 Reply

    Baru selesai menggiling dan taruh kulkas bali kintamani juga.
    tp kayanya hasilnya bakal kurang maksimal soalnya roastingmya dah lumayan lama hehehehehehehe

Post a new comment

Harta Memang Nggak Bisa Dibawa Mati

Ternyata kisah kehidupan seorang kolektor seni nggak kalah menariknya dengan kisah hidup para seniman itu sendiri. Lukisan-lukisan yang diduga oleh hasil jarahan Nazi Pada bulan ...