Kopi Laos, Tidak Spesial tapi Mirip Kopi Brazil

0

Kembali ke Asia Tenggara, Kopling akan ajak kamu mengenal kopi dari negara Laos, di mana di daerah ini kopi sebenarnya bukan sesuatu yang spesial. Kopi dianggap sebagai minuman pelengkap seperti halnya teh dan susu di Indonesia. Laos sendiri memiliki minuman tradisional. Minuman tradisional ini dibuat dari beras, disebut lao hai dan lao lao. Lao hai berarti alkohol kendi karena diminum dari kendi tanah liat, sementara lao lao (alkohol lao) atau disebut lao khao (alkohol putih) lebih menyerupai wiski.

Dari segi pertanian saja, kopi di Laos hanya mengambil peran sedikit dalam perekonomian pertanian mereka. Pasalnya, agrikultur sudah menjadi kekuatan ekonomi Laos sejak lama, lebih dari dua per tiga bagian negaranya adalah persawahan. Pertumbuhan kopi di Laos sangat sedikit jika dibandingkan dengan negara tetangganya, Vietnam, yang saat ini sebagai negara penghasil kopi terbesar kedua di dunia.

Bolaven Plateau http://www.adventurouskate.com/

Bolaven Plateau
http://www.adventurouskate.com/

Sejarah tanaman kopi di Laos berawal dari zaman kolonial, ketika Perancis merambah masuk negara ini dan menanam kopi Arabika pada tahun 1915 di Bolaven Plateau yang sampai sekarang masih menjadi lahan tumbuhnya kopi. Tidak terdapatnya kopi yang berlimpah di Laos juga disebabkan karena jumlah UXO (Unexploded Ordnance – bom). Ya, bom, pada saat terjadi perang Vietnam.

Bolaven-Plateau_006

Bolaven Plateau adalah pegunungan yang sangat dekat dengan Vietnam dan memiliki ketinggian rata-rata 1200 meter. Iklim yang baik menunjang pertumbuhan kopi di sini. Dan, Bolaven Plateau menjadi sumber penghasil kopi terbaik di Laos, ditanami kopi jenis Robusta dan Arabika. Kopi Arabika biasanya untuk konsumsi dalam negeri, sementara kopi robusta diekspor ke Thailand. Kopi yang tumbuh dari Bolaven Plateu ini biasa disajikan dengan susu kental manis. Orang-orang menyebutnya Kopi Pakxong karena letak Bolaven Plateau yang dekat dengan kota Pakxong.

Konon, kopi Laos memiliki rasa yang mirip dengan kopi dari Brazil. Aromanya yang dikeluarkan berbau kacang panggang dan ditambah wangi gula yang sesekali muncul. Dengan proses lain, akan ada rasa kakao dan manis yang muncul pada after-taste.

Meskipun belum termasuk dalam peta daerah yang kopinya wajib dicicipi, tidak ada salahnya kamu mulai mencoba rasa-rasa kopi dari berbagai penjuru dunia, termasuk Laos. Jadi, jangan lupa masukkan agenda ini ke dalam perjalananmu nanti ya!

About author

No comments

Selera Laki-Laki vs Perempuan Dalam Seni

Nggak bisa disangkal, laki-laki dan perempuan itu sangat berbeda. Bukan hanya dari bentuk tubuh, peranan dalam keluarga, tapi juga dalam selera – termasuk ketika membeli ...