Art

Life Begins at 90!

Life begins at forty. Begitu kata orang. Dan biasanya, semakin muda seseorang, semakin bangga ia ketika punya prestasi. Hal ini nggak berlaku pada Nancy Cole, yang memulai karirnya sebagai seorang pelukis komersial di Los Angeles, dan kemudian pindah ke Greenwich, Connecticut di mana dia belajar untuk melukis potret dan berguru pada Freda Dreany dan Daniel Green.

525_Father_Son_Sunseta

545_Woman_in_Dunesa

545_001

518_Sweetpea_Girl

Saat ini, Nancy bertempat tinggal di Chatham, Ma dan masih terus melukis. Lukisannya yang sekarang lebih banyak bercerita tentang keindahan alam semesta dan kecintaannya pada manusia. Nancy mengaku dirinya terinspirasi oleh Frank Benson dan Joaquin Babtiste Sorolla. Nancy yang tadinya melukis dengan aliran kontemporer, kini beralih ke aliran impresionis. Ketika melukis, Nancy mengaku bahwa dirinya menangkap momen tersebut dan memindahkannya ke sebuah kanvas, seperti layaknya orang membuat sebuah foto.

Lalu, apa istimewanya Nancy ini, dan di usia berapakah hidupnya “baru dimulai”?

Nancy diperlakukan bak seorang ratu dalam pameran lukisan tunggalnya oleh para penggemarnya dari seluruh penjuru Amerika Serikat. Pameran itu diadakan di The Art Lounge, dan dua lukisan karyanya terjual hanya dalam waktu 13 menit saat pameran itu dibuka.

114-Q7LQD.AuSt

EP-140129501Ingin tahu berapa usia Nancy? Hampir seabad, tepatnya 97 tahun! Dan ini adalah pameran lukisannya yang pertama! Bukan hanya lukisan, dalam pameran itu juga digelar patung-patung karya Nancy. Dirinya mengaku sangat senang dengan pengalaman yang baru ini dan sangat bersyukur, serta ingin tetap rendah hati.

Asal kamu tahu, Nancy ini ternyata baru ingin mendalami seni lukis secara serius ketika berusia 90 tahun. Alasannya? Karena sebelum itu, dirinya disibukkan oleh hal-hal lainnya. Nancy memang menikah muda, di usia 20 tahun. Almarhum suaminya adalah seorang militer yang pernah ditempatnya di Samudra Pasifik selama 3 tahun selama Perang Duni II. Sebagai istri seorang tentara, Nancy juga kadang ikut suaminya berdinas ke luar negeri, termasuk ke Afrika. Inilah yang menyibukkan dirinya.

Di tahun 2005, Nancy kembali ke Spartanburg karena ingin dekat dengan putranya, dan di saat itulah dia mulai belajar melukis. Tentunya sangat sulit baginya ketika baru bergabung dengan kelas itu, karena usianya, tapi karena keuletannya, karyanya semakin lama semakin membaik. Dan Nancy sekarang menjadi inspirasi bagi banyak orang. Para seniman yang lebih muda, sangat ingin menjadi Nancy. Sebagai seorang “pemula” dan sudah berusia 97 tahun, lukisan Nancy tergolong luar biasa. Ketika para manula seusianya sudah mulai menyerah, kehidupan Nancy malah kembali mulai berarti. Dia terus melukis, dan sekarang dia bahkan sudah mengadakan pameran tunggal. Nancy mengatakan bahwa dia akan terus melukis sampai usianya mencapai 108 tahun…

Sama halnya seperti Nancy, dan juga Li yang menjadi model di usia 93 tahun, berapapun usia kita sekarang, tidak ada kata terlambat untuk mulai berkarya. Kesuksesan seseorang bukan diukur dengan usia saat prestasi itu dicapai, tapi kualitas dari karya itu sendiri – berapa pun usia penciptanya.

Website: nancycoleart.com

The Indonesian Coffee Story

Hari Minggu tanggal 8 Februari 2015 Kopi Keliling bersama beberapa teman membuat kegiatan bernama The Indonesian Coffee Story sebagai bagian dari acara Weekend@TheMuseum. Pada dasarnya sih ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official