Art

Bolehkah Anak-Anak ke Museum?

children-museum_2827364b

Awal bulan Februari 2014 ini ada kehebohan yang terjadi di Tate Modern. Seorang anak kecil memanjat patung seharga $10 juta karya Donald Judd. Lalu jadi timbul pertanyaan, apakah anak-anak di bawah umur boleh dibawa ke museum, galeri, dan teater? Sementara, mengenalkan seni kepada anak-anak sejak usia dini adalah hal yang baik. Bagaimana jadi seharusnya?

Coba ingat-ingat lagi. Ketika kita kecil dulu, mungkin di usia taman kanak-kanak atau sekolah dasar, tertarikkah kita dengan benda-benda yang ada di museum? Mungkin kita selalu senang setiap kali diajak berdarmawisata, tapi bukan karena kita tertarik dengan benda-benda yang ada di dalam museum. Bukan salah kita, dan juga bukan salah anak-anak itu kalau kita merasa bosan berada di sana, tapi seharusnya orangtua dan guru kita atau mereka tahu, bahwa sebenarnya mengajak anak-anak ke tempat itu nggak benar-benar berguna.

Nggak cuma di museum, di food court atau di bioskoppun orangtua seringkali nggak bisa mengendalikan “keliaran” anak-anak mereka, bukan? Padahal itu tempat yang menyenangkan. Bayangkan apa jadinya kalau mereka dibawa ke tempat yang menurut mereka membosankan. Salahnya, orangtua selalu punya pembelaan untuk anak-anak mereka. Seharusnya, orangtua yang mengajak anak-anak mereka ke tempat-tempat umum, termasuk museum, galeri, dan teater, mengajarkan pada anak mereka untuk meniru cara orang dewasa ketika berada di tempat-tempat itu dengan nggak berlarian ke sana-sini dan nggak berteriak-teriak. Anehnya, beberapa orangtua yang membiarkan anak-anak mereka memegang apapun yang mereka lihat di tempat umum adalah juga orangtua yang terkejut ketika guru di sekolah mengatakan bahwa anak-anak mereka sangat nggak tertib ketika berada di kelas…

Di luar negeri, beberapa museum memang sudah menyediakan area bermain untuk anak-anak, tapi tetap saja para orangtua harus mengajarkan pada anak-anak mereka untuk bisa tertib ketika berada di tempat umum. Sejak usia dini, anak-anak juga sudah harus belajar menjadi warga yang baik, jadi ketika nanti usia mereka sudah sedikit lebih besar dan mereka pergi ke museum, mereka sudah tahu bagaimana harus menjaga perilaku di tempat-tempat seperti itu.

Semua orang memang butuh mainan dan hiburan, dan tentunya mainan dan hiburan itu harus sesuai dengan usia dan kebutuhan kita, bukan? Jadi jangan memaksakan anak-anak untuk menyukai sesuatu sebelum waktunya.

Sumber gambar: telegraph.co.uk

Bathsebha Satyaalangghya

Bathsebha Satyaalangghya, yang akrab dipanggil Ghia, adalah lulusan Jurusan Keramik Fakultas Seni Rupa dan Desain dari Institut Teknologi Bandung dan Master de Accesorio de Moda ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official