Art

90 Tahun Bersembunyi, Karya Cezanne Ditemukan

Cezanne adalah seorang pelukis Perancis yang karyanya digadang-gadang sebagai jembatan peralihan seni abad ke-19 menuju abad ke-20. Karya-karyanya menunjukkan penguasaan desain, komposisi, dan warna. Hasil lukisannya di atas kanvas sangat khas dan mudah dikenali. Ia adalah Paul Cezzane, Seniman Perancis, yang sering disebut sebagai bapak seni modern. Dunia mengenalnya sebagai seniman yang eksentrik. Ia sekalipun tidak pernah menjual lukisannya. Lukisannya yang sangat terkenal ialah “House of The Hanged Man, Auvers” yang dibuatnya pada tahun 1874.

cezanne-1

Sumber: theguardian.com

Karya-karya Cezzane, kini terkumpul di Barnes Foundation Museum, Philadelphia. Tidak hanya karya Cezzane, karya-karya hasil goresan Van Gogh, Pablo Picasso, Claude Monet, dan seniman ternama abad 19 juga ada di museum ini. Dalam museum ini, lukisan dari Paul Cezzane menempati urutan kedua terbanyak setelah Pierre-Auguste Renoir. Barnes Foundation Museum ini dibuat oleh kolektor seni, Albert C. Barnes.

Pada tahun 1921, kolektor seni yang juga teman dari Barnes, Leo Stein, meminta Barnes untuk membantu menjual beberapa koleksinya termasuk lima lanskap lukisan buatan Paul Cezzane. Tapi, ia tidak menemukan siapa orang yang membutuhkannya. Akhirnya, Barnes memutuskan untuk membelinya sendiri dengan $100 per masing karya.

cezanne-2

Sumber: dailymail.co.uk

Tidak disangka, pembelian karya itu mengungkap karya Cezzane yang dibuatnya pada abad ke 19. Ada dua karya yang ditemukan, gambar grafit dan cat air dengan grafit. Dua sketsa yang belum jadi dari Cezzane. Sebuah karya yang selama 90 tahun tidak pernah diketahui oleh sang kolektor.

cezanne-3

Sumber: philly.com

Sketsa ini tersembunyi di balik kertas coklat. Setelah kertas cokelat ini dilepas dari balik karya Chaîne de l’Étoile Mountains (1885 or 1886), konservator menemukan bahwa Cezzane mulai fasih menggambar pohon. Karena sketsa yang belum selesai, ia bingung untuk menemukan maksud dari sketsa tersebut.

Pada bagian belakang karya Cezzane yang berjudul Trees (1900). Konservator menemukan sketsa bergambar rumah. kedua sketsa ini tidak mengandung warna lain selain warna dari pensil itu sendiri.

Albert Barnes kala itu tidak tahu bahwa ia membeli empat lukisan dengan harga dua. Museum ini akan membuat pameran dengan lukisan “dua sisi” karya Cezzane pada tanggal 10-18 April. Setelah itu, dikembalikan ke tempat semula.

Ada yang mau datang?

About author

Tujuan Wisata Budaya di Surabaya

Dikenal sebagai Kota Buaya, Surabaya ternyata nggak hanya menawarkan aneka penganan yang dapat memanjakan lidah kita, tapi juga banyak tempat-tempat seni yang bisa dijadikan sebagai ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official