Project Biennial D-0 ARK Underground

0

Tentu banyak orang, terutama yang suka baca tentang sejarah, nggak asing sama sama Josip Broz atau Marsekal Josip Broz Tito, atau yang kemudian dikenal dengan nama Presiden Tito. Bukan, bukan orang Jawa, meskipun namanya mirip orang Jawa. Tito ini adalah seorang pemimpin revolusioner beraliran komunis dari Yugoslavia, yang akhirnya sukses jadi Presiden. Dan almarhum dikenal sebagai Presiden yang diktator dan kejam. Presiden Tito yang sahabatan sama Presiden Stalin dari Rusia ini ini udah meninggal sejak tahun 1980.

Nah, baru-baru ini ditemukan sebuah bunker di Konjic, Bosnia-Herzegovina (40 kilometer dari Sarajevo) yang dibangun untuk melindungi Tito dari serangan nuklir. Bunker ini dalamnya 280 meter dan berbentuk huruf U, dibuatnya di bawah sebuah gunung selama 26 tahun dan menghabiskan uang milyaran dollar buat ngebangun tempat rahasia yang cuma diketahui sama Presiden Tito sama orang-orang kepercayaan terdekatnya aja.

Rahasia tentang bunker ini baru terkuak di tahun 1992 ketika Bosnia memisahkan diri dari Yugoslavia. Setelah tempat ini ditemukan, tempat ini dibiarin nganggur sampe pada tahun 2011 diambil alih sama seniman setempat untuk menghidupkan kota yang keliatan kayak kota mati ini.

Sejak saat itu, setiap 2 tahun sekali diadain pameran seni di bunker itu selama 3 bulan. Tahun ini, pamerannya udah dibuka lagi sejak akhir April dan melibatkan seniman dari 19 negara. Mereka memamerkan karya mereka di hampir 100 kamar di bunker itu sampe tanggal 26 September 2013 nanti.

Mereka adalah Ahmad Hosni (Cairo/Barcelona), Alban Muja (Pristina), Alfredo Pirri (Rome), Apparatus 22 and Studio Basar (Bucharest), Armin Linke (Berlin/Milan), Autopsia (Prague/Novi Sad), Banu Cennetoglu and Yasemin Ozcan (Istanbul), Carl Michael von Hausswolff (Stockholm), Carlo Crovato (London/Berlin), Conor McGraddy (Burren/New York), Cynthia Zaven (Beirut), Danica Dakić (Sarajevo/Weimar), Daniel Garcia Andujar (Barcelona), Dario Solman (Split/New York), Edo Murtic (Zagreb), Emre Erkal (Ankara), Ibro Hasanovic (Brussels/Srebrenica), Janos Sugar (Budapest), Kim Cascone (San Francisco), Laibach (Ljubljana), Luchezar Boyadjiev (Sofia), Miroslaw Balka (Warsaw), Nenad Malešević (Banja Luka/Belgrade), Nemanja Cvijanovic (Rijeka), Renata Poljak (Zagreb/Split), Paul Devens (Maastricht), Sanja Ivekovic (Zagreb), Simona Dumitriu (Bucharest), Stealth (Belgrade/Amsterdam), dan Yane Calovski (Skopje).

“Project Biennial D-0 ARK Underground” ini dikurasi sama Basak Senova dari Turki dan Branko Franceschi dari Kroasia, dan tema untuk tahun ini adalah “Time Cube” dan “The Castle”.

“Time Cube” adalah “bercerita” tentang kehidupan di masa lalu dan masa depan, sementara “The Castle” berkisah tentang sensasi dari rasa takut, egoisme terhadap benteng yang dibangun pada saat Perang Dingin itu. Bunker ini benar-benar dibuat jadi tempat yang ngungkapin semua ketegangan, kekecewaan, impian-impian, harapan dan mimpi-mimpi, juga kesedihan yang terjadi di Perang Dingin itu secara global.

Jadi apa yang terjadi saat kita masuk ke dalam bunker itu?

Belum apa-apa kita udah disuguhi instalasi pertama: Sebuah suara yang keras banget, yang mirip suara 25 kiloton bom nulir. Kita langsung rasanya jadi kepingin lari dari bunker itu. nah setelah itu, kita akan jalan di sebuah lorong yang penuh dengan kaca yang seakan-akan pecah kalo kita injak. Menegangkan!

Meskipun saat ini bunker ini cuma dijadiin sebagai tempat pameran dua tahun sekali, tapi rencananya nantinya tempat ini bakal dibuka terus-terusan sepanjang tahun sebagai galeri seni.

Seru banget ya!

About author

No comments

50 jenis kopi ala Italia

Bisa dibilang orang Italia yang mempopulerkan kopi pertama kali. Keseriusan orang Italia untuk mengeksplorasi cara-cara membuat kopi terbaik juga sudah tidak diragukan lagi. Salah satu ...