Kopi: Mitos vs Fakta pt.2

0

Sesuai dengan janji Kopling, kalo waktu itu Kopling ngebahas tentang mitos kopi yang bener, kali ini
Kopling mau ngebahas tentang mitos kopi yang nggak bener. Langsung aja ya!

Kafein dapat menyebabkan penyakit jantung

Faktanya: Begini. Setiap orang kan beda-beda ya, misalnya nih kalo orang yang kekurangan pigmen itu jadi sensitif sama sinar matahari. Sama aja kayak orang yang memang terlalu sensitif sama kafein, sehingga berpengaruh sama denyut jantung dan tekanan darahnya. Terus juga harus ngeliat umurnya. Kalo kamu bilang gula itu jahat, toh sebenernya gula baru jahat kalo kita udah berumur terus minum dan makan makanan yang manis dalam porsi yang tinggi. Iya kan? Menurut penelitian tim dari Harvard, konsumsi kafein nggak meningkatkan resiko terkena sakit jantung dan kadar kolesterol koq.

Kafein bisa ningkatin resiko kena kanker

Faktanya: Sama aja kayak keterangan di atas. Sebenernya kopi nggak apa-apa kalo diminumnya dalam takaran normal, karena apa pun yang kalo dikonsumsi berlebihan tentu nggak baik. Orang yang minum kopi dalam porsi lebay selebay-lebaynya bisa aka jadi kena gangguan pankreas dan kanker ginjal, juga kanker liver. Tapi udah terbukti, kopi BUKAN penyebab kanker payudara.

Kalo hangover gara-gara mabok alkohol, minumlah kopi

Faktanya: Ini ngawur. Alkohol dan kopi punya kemampuan yang sama. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan orang yang minum alkohol dan kopi pada saat yang bersamaan lebih cenderung mengalami resiko kecelakaan mobil.

Kopi bisa bikin gemuk

Faktanya:Kalo di artikel sebelumnya dibilang kopi itu bikin kurus, berarti ya kalo ada anggapan kopi bisa bikin gemuk itu salah. Kopi nggak mengandung kalori dan lemak SAMA SEKALI. Yang bikin gemuk itu bukan kopinya, tapi gula, susu, creamer, sirup, dll yang kamu masukin ke dalam kopi kamu. Itulah yang jadi bom kalori, karena minuman kopi yang senikmat itu mengandung 200-600 kalori.

Kopi terbaik berasal dari Italia

Faktanya: Errr… bisa jadi sih, kalo ditanamnya di dalam pot, karena sebenarnya di Italia nggak ada kebun kopi. Hehe… Italia memang terkenal dengan minuman kopinya dan rata-rata orang Italia minum kopi karena ya mereka butuh kopi kayak butuh air putih. Terus dari mana mereka dapat kopi? Ya impor lah!

Kopi adalah penyebab sariawan

Faktanya: Pada tahun 1990 ada sebuah penelitian yang dibuat oleh seseorang yang namanya Diedrich, dan nggak ditemukan adanya hubungan antara kopi, kafein, dan sariawan pada orang yang minum 4 cangkir kopi atau lebih dalam sehari. Sariawan itu salah satu penyebabnya adalah asam lambung yang berlebih, dan kopi memang bisa nyebabin asam lambung. Tapi kalo nggak ada bakteri yang namanya Helicobacter Pylori juga nggak bakal terjadi sariawan. Jadi yang harus disalahin adalah bakterinya, bukan kopi.

Orang nggak akan bisa sembuh dari ketagihan kopi

Faktanya: Apapun yang bikin ketagihan dan mau “sembuh” kan memang harus pelan-pelan dan ada prosesnya ya, nggak bisa langsung stop. Tapi intinya, kalo niat, apapun yang bikin ketagihan itu bisa distop kan? Lha wong ketagihan disakiti cinta juga bisa sembuh, apalagi “cuma” kopi kan? Hehe. Pelan-pelan aja brentinya. Sebagian kecil orang memang jadi ngerasa ngambang dan sakit kepala kalo brenti kopi karena udah ketagihan banget, tapi nggak banyak koq yang kayak gitu. Yang penting jangan mendadak brentinya, nanti badan kita jadi kaget. Kesimpulannya, seperti yang pernah Kopling sering bilang: Apapun yang berlebihan itu nggak baik. Jadi nggak usah takut minum kopi. Yang penting kamu bisa naker sendiri berapa porsinya.

 

Salam sruputh!

About author

No comments

5 Tradisi Paskah Yang Tak Biasa

Paskah mungkin merupakan bagian peringatan keagamaan. Dalam perkembangannya ia juga menjadi tradisi tahunan yang dirayakan dengan cukup meriah. Beberapa hal yang menjadi bagian awam tradisi ...