Imaginary Friends Become Real!

0

Penggemar komik pasti tau banget apa itu manga. Terjemahannya bebasnya adalah “komik Jepang”, dan memang manga ini berasal dari Jepang yang mulai berkembang di akhir Abad 19.

Orang Jepang, berapa pun umurnya, rata-rata suka membaca manga. Genre-nya pun luas, mulai dari action, petualangan, kisah cinta, olahraga, sejarah, drama, komedi, science fiction, misteri, bahkan bisnis. Sejak tahun 50-an, manga telah menjadi bagian utama dalam industri penerbitan di Jepang. Nggak cuma di Jepang, manga ini juga mencuri hati penggemar komik di seluruh dunia.

Biasanya, manga ini dicetak dalam warna hitam-putih, tapi ada juga yang berwarna. Di Jepang, manga ini diterbitkan berseri seperti majalah, dan ceritanya bersambung. Seorang seniman manga, yang disebut dengan mangaka, biasanya bekerja di sebuah studio dengan bebrapa orang asisten dan kerjanya berhubungan dengan creative director dari sebuah perusahaan penerbitan komersial. Kalo manga yang dibuat sukses, akan dibuat film animasinya bahkan difilmkan.

ddi02

Tersebutlah seorang seniman Jepang yang namanya D[di:]. Perempuan ini nggak cuma pinter nggambar manga, tapi juga ilustrasi lainnya, juga punya profesi sebagai penyanyi, model, dan novelis. Karya pertamanya adalah sebuah komik yang berjudul “Fantastic Silent” yang dibuatnya ketika dia masih jadi mahasiswi sebuah sekolah seni di Jepang – meskipun kemudian dia putus kuliah dari Tama Art University yang bergengsi itu. Dalam komiknya ini,  D[di:] udah mulai menggabungkan manga dengan ilustrasi tradisional.

72683v

Sejak itu, D[di:] terus memakai dan mengembangkan bentuk yang nggak konvensional ini. Dalam “Kigurumi” dia menggabungkan novel dengan bentuk manga. Mengisi semua bagian dalam layout novel itu dengan gambar, tapi text apapun. Karena dia juga seorang penyanyi, ada sebuah manganya “Angel Meat Pie” yang berhadiah CD gratis yang berisi suaranya. Sebagai seorang mangaka, D[di:] mendeskripsikan sisi gelap sifat manusia dengan bentuk yang penuh intrik.

books2

Kenapa dia pakai nama D[di:]? Karena dia nggak ingin jenis kelamin, ras, dan umurnya menjadi faktor penilaian orang terhadap karyanya. D[di:] adalah penggemar Hayao Miyazaki dan dalam karya-karyanya yang penuh warna, D[di:] selalu menyertakan gambar binatang dan boneka. Ini karena ketika kecil dulu, D[di:] sering ngobrol sama boneka-bonekanya juga dengan teman khayalannya.

garelly_animal_111

garelly_animal_131

Siapa teman khayalanmu waktu kecil dulu? Mungkin bisa jadi inspirasimu untuk membuat karya seni sekarang. Jadikan dia nyata, seperti yang dilakukan oleh D[di:]!

 

Website: deeth.net

 

No comments

Pelukis Maestro Indonesia pt.3

Artikel kali ini masih tentang pelukis maestro Indonesia, sebagai lanjutan dari dua artikel sebelumnya yang ini dan ini. Tapi tunggu dulu. Kamu tau nggak sih ...