Bagaimana Cara Mengetahui Biji Kopi yang Segar?

0

Kunci dari kopi yang nikmat berawal dari biji kopinya. Untuk menghasilkan rasa yang maksimal kamu butuh biji kopi segar. Ketika masih dalam bentuk green bean, kopi hanya akan membawa satu rasa, tetapi ketika diproses dengan beberapa profil, kopi akan memberikan rasa dan aroma yang beragam tergantung profilnya. Selanjutnya, proses roasting yang akan menambah rasa dari kopi, bisa muncul rasa coklat, caramel, bunga, dan buah.

Jadi, biji kopi yang segar itu penting sekali untuk secangkir kopimu. Membiasakan membeli biji kopi segar adalah awal yang baik untuk rasa kopi yang maksimal. Tapi, ada hal lain yang perlu kamu perhatikan ketika kamu membelinya, yaitu memastikan bahwa biji kopi yang kamu beli memang benar-benar segar.

Kopling akan kasih tahu beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dan pastikan ketika membeli biji kopi.

Terlihat Mengkilap

look-for-a-glossy-appearance

Bubuk kopi mengandung segumpal minyak, asam, dan kandungan lainnya. Kandungan kimia ini yang memberikan rasa pada kopi saat ekstrasi ketika kamu melakukan brewing.

Ketika di-roasting, panas yang dikeluarkan ketika roasting akan menguapkan kelembaban dari dalam biji dan secara bersamaan mengeluarkan zat yang bentuknya mirip minyak yang akan melapisi bagian luar biji, sehingga membuat biji kopi terlihat mengkilap.

Cek Residu

check-for-residue

Kalau kamu menaruh biji kopi di telapak tangan, pasti akan ada remahan-remahan biji kopi. Nah, itulah tanda kalau biji kopi kamu segar. Tapi, untuk light roasted, “kandungan minyak” pada lapisan luar biji tidak akan semengkilap dark roasted.

Periksa katup udaranya

CoffeeBagOneWayDegassingValve

Setelah proses roasting, kopi akan mengeluarkan karbon dioksida. Waktu penguapan ini berlangsung selama beberapa hari bahkan beberapa minggu. Proses ini dinamai periode degassing atau masa pelepasan gas karbon dioksida.

Ketika kamu membeli sebungkus kopi dengan paper bag, biasanya ada katup udara dengan lubang-lubang kecilnya. Tujuan untuk mengeluarkan gas karbon dioksida. Jika tidak memiliki katup udara, maka karbon dioksida akan mengembang di dalam paper bag sehingga membuat biji kopi tidak segar.

Dalam beberapa hari pertama, biji kopi akan mengeluarkan COdengan begitu cepat. Nah, ketika biji kopi yang sedang aktif-aktifnya mengeluarkan gas ini dibungkus dalam paper bagtersegelgas CO2 yang dilepaskan itu tentu akan mencari celah untuk keluar. Karena itulah banyak bag pembungkus kopi juga menyertakan one-way air valve, atau katup udara satu arah, di dalamnya agar bisa membantu COterlepas dengan bebas.

Jika Anda menemukan sealed bag kopi tidak memiliki katup udara, bisa dipastikan bahwa biji kopi itu tidak segar karena CO2  yang dilepaskan pasca roasting tadi terperangkap di dalam bag.

Jika membeli dalam jumlah besar, cek pada sealed bag

if-buying-in-bulk-pop-them-in-a-resealable-bag-and-see-what-happens

 

Kalau kamu membeli kopi dari petani langsung biasanya dalam jumlah besar dan belum dibungkus. Untuk memastikan biji kopi tersebut segar atau tidak, kamu bisa ambil sejumput biji kopi dan masukkan ke dalam resealable bag. Setalah dimasukkan, tekan kantongnya sampai benar-benar kempes dan tidak berisi udara lalu segel dan biarkan semalaman. Jika esok hari masih mengembang, maka biji kopi itu biasanya masih segar dalam rentang waktu 14 hari. Jika tidak, kamu sudah tau jawabannya kan?

Sekarang, kamu tidak perlu khawatir untuk memilah-milah biji kopi, ya. Buat dan nikmati kopimu!

About author

No comments

La Roya Nan Jahanam

Mungkin sudah saatnya kita membiasakan diri untuk minum kopi yang terbuat dari biji kopi lokal, karena terus meroketnya harga kopi impor. Kita yang berada di ...