Tujuh Fungsi Karya Seni untuk Terapi Emosional Diri Sendiri

Makna karya seni bagi setiap orang berbeda-beda. Ada yang mengoleksi karya seni karena ia menyukai visual ataupun isi yang ditampilkan, ada juga yang mengoleksi karya seni karena ia memiliki keterikatan personal terhadap isi karya seni tersebut seperti yang dialami oleh sang seniman saat membuat karyanya.

Melalui bukunya, Art as Therapy, filsuf Alain de Botton bersama ahli sejarah seni John Amstrong mengungkapkan manfaat paling dalam sebuah karya seni, yaitu sebagai alat yang memiliki fungsi penting bagi eksistensi kita sebagai manusia. Inilah tujuh fungsi mendalam yang berhasil mereka paparkan:

Kenangan

Pergerakan berita harian yang begitu cepat seringkali membuat kita cepat melupakan hal-hal yang penting bagi diri sendiri. Wajar kalau kita sebagai manusia ingin mengingat kejadian penting. Karena itulah sebagian orang memilih menulis untuk mencatat kenangan yang patut diingat, dan ada sebagian orang lainnya yang memilih menggambar untuk mengabadikan sebuah kenangan. Seni berfokus pada esensi dasar sebuah kenangan, bukan semata-mata mengabadikan sebuah ingatan.

Harapan

Seni yang memaparkan hal-hal indah atau bahagia terkadang dianggap kurang bermanfaat, dan orang-orang yang menyukai seni tersebut juga dianggap kurang empati terhadap kondisi kehidupan. Padahal, gambaran kebahagiaan di dalam seni bisa menjadi semacam terapi bagi diri sendiri: penggambaran akan harapan. Seseorang tidak akan bisa menggambarkan hal-hal indah jika ia tidak memahami hal-hal buruk atau depresi yang terjadi di sekeliling. Penulis memaparkan bahwa seni mengingatkan kita kalau kebahagiaan itu ada dan kita harus berusaha untuk mendapatkannya.

Duka

Tidak hanya memberikan harapan akan kebahagiaan, seni juga bisa menggambarkan duka yang mendalam. Sebagai manusia yang mempunyai rasa empati, tentunya kita bisa menilai karya seni seperti apa yang menggambarkan duka, dan, apabila gambaran duka tersebut memiliki benang merah personal dengan apa yang kita alami, kita jadi tahu kalau kita tidak sendirian.

Menyeimbangkan Kembali Hidup

Keseharian yang kita jalani memengaruhi kesembangan emosional diri. Seorang psikiater, misalnya, memiliki kecenderungan untuk menjadi depresi apabila ia tidak menyeimbangkan hidupnya. Melihat karya seni yang menggambarkan situasi dan perasaan di luar dari yang umumnya kita hadapi dalam keseharian membantu kita mengisi lubang-lubang untuk keseimbangan emosional. Seni membuat kita menjadi lebih baik karena dengan mengamati karya seni kita juga secara otomatis mengamati isu-isu yang tidak familiar di kehidupan kita atau isu-isu negatif.

Pemahaman Diri

Berapapun umur kita, pasti kita selalu menemukan misteri baru tentang diri sendiri yang harus kita temukan jawabannya. Menurut de Botton dan Amstrong, seni dapat memberikan secercah cahaya bagi kita untuk menemukan lembaran-lembaran jawaban tersebut. Pasti ada kalanya kita merasa “iya banget” saat melihat sebuah karya seni yang dapat dengan sempurna menangkap perasaan atau pemikiran yang belum berhasil kita ungkapkan. Kita cukup meng-upload gambar karya tersebut di media sosial tanpa perlu menjelaskan panjang lebar, misalnya.

Perkembangan Diri

Apa yang seniman tuangkan dalam karya-karyanya belum tentu pernah kita jumpai atau alami langsung di dalam kehidupan. Saat melihat karya tersebut, kita jadi mendapatkan pengalaman secara tidak langsung tentang kehidupan orang lain dan dapat berempati terhadap apa yang mereka alami. Dengan demikian, kita juga dapat mengatur reaksi kita apabila suatu saat kita berada di situasi yang sama.

Apresiasi

Kehebohan rutinitas yang dijalani setiap hari dapat membuat kita untuk menghargai hal-hal kecil yang ada di di keseharian kita. Seni dapat membuka mata kita akan hal-hal yang umumnya dianggap biasa saja sebenarnya juga bisa terlihat indah.

 

Kopling yakin banyak dari kamu yang sudah mengalami fungsi-fungsi seni di atas. Bagi kamu sendiri, apa sih fungsi terpenting sebuah karya seni?

art as therapy alain de botton john amstrong

Featured image: politecards.com

About author

Coffee Shop di Pemakaman

Sering nggak kamu dengar orang ngomong, “Kalau mau sepi, ke kuburan aja!” Atau malah, kamu sendiri yang sering ngomong begitu? Nah, di Jerman, tepatnya di ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official