Let’s Be Gay and Happy!

2014-05-04-markinfrontofmemorylane-thumb

Mark Ryden

Seniman yang satu ini dikenal memiliki banyak banget fans selebriti Hollywood. Sebut saja Leonardo Dicaprio yang rajin mengoleksi karya-karya seninya, hingga Lady Gaga yang mengenakan gaun daging di MTV tahun lalu. Dia adalah Mark Ryden.

Kelahiran tahun 1963, Mark Ryden adalah seorang pelukis dari Amerika Serikat yang tergabung dalam gerakan Lowbrow, atau Pop Surrealist. Ryden memang lahir dari keluarga seniman. Ayahnya seorang pelukis, sementara salah satu saudara kandungnya, Keyth Ryden, juga berprofesi sebagai seorang pelukis. Ryden lulus dari Art Cebter College of Design di Pasadena pada tahun 1987. Oleh Interview Magazine, Ryden dinobatkan menjadi godfather-nya pop surealisme dan karyanya dikenal misterius, seperti mainan-mainan tua, boneka, tengkorak, dan benda-benda yang bersifat keagamaan.

Oleh banyak jurnalis dan galeri, Ryden disebut-sebut sebagai seniman crossover karena karyanya seolah menjadi jembatan dua dunia seni yang berbeda. Awalnya ia adalah seorang ilustrator yang sering membuat sampul album artis-artis ternama. Sebut saja”Dangerous” milik Michael Jackson, “One Hot Minute” dari Red Hot Chili Peppers, dan “Love in an Elevator” karya Aerosmith. Selain itu, Ryden juga membuat sampul buku untuk dua dari novel Stephen King: “Desperation” dan “The Regulators”. Tapi kemudian, ia juga memulai karirnya di ranah lowbrow art dan ikut berpameran di galeri.

michael_jackson_dangerous-f

Ilustrasi Mark Ryden untuk sampul album Michael Jackson

Stephen_King's_Desperation_novel

Ilustrasi Mark Ryden untuk buku Stephen King

Sepuluh tahun kemudian setelah kelulusannya, Ryden membuat pameran solo yang berjudul “The Meat Show”. Dalam serial ini, Ryden mengamati peranan daging sebagai makanan dan hewan yang menjadi sumber daging itu sebagai mahluk hidup. Menurut Ryden, daging adalah substansi yang membuat kita hidup dan bertahan – padahal manusia juga mahluk yang mempunyai daging, hanya saja daging kita terbungkus oleh pakaian.

blab11_covera

Salah satu karya Mark Ryden untuk The Meat Show

ryden-snow-white

Salah satu karya Mark Ryden untuk The Meat Show

Dalam pamerannya yang terakhir di Kohn Gallery, Los Angeles, “The Gay 90’s West” yang juga pernah digelar pada tahun 2010, Ryden mengisahkan tentang kesederhanaan kehidupan rakyat Amerika pada akhir Abad 19 Istilah “Gay 90s” sebenarnya sudah ada sejak tahun 1920-an, dan menjadi simbol kehidupan yang nggak serumit saat ini. Saat ini Amerika sudah menjadi negara maju yang makmur, tapi lebih aman dan damai. Jadi “gay” di sini nggak bermakna orientasi seksual, tapi terjemahannya adalah “gembira”.

2014-05-04-theparlor-thumb

Salah satu karya Mark Ryden untuk The Gay 90’s West

old_tyme_musica

Pameran The Gay 90’s West oleh Mark Ryden

Nggak kurang dari Leonardo DiCaprio dan beberapa artis ternama lainnya juga hadir dalam pameran tersebut.

2014-05-04-leoandmarkandsamand-thumb

Leonardo Dicaprio hadir di pameran The Gay 90’s West

Mungkin kalau kita nggak tahu siapa yang membuat karya-karya di atas, kita awalnya menduga bahwa lukisan-lukisan itu dibuat oleh seorang perempuan ya? Dan bisa jadi Rosie dan Jasper, kedua putri Ryden dari hasil pernikahannya dengan Marion Peck, yang juga adalah seorang seniman, fans berat dari karya-karya ayahnya. Mungkin.

Kopling sih suka banget dengan gaya Ryden, kombinasi nuansa innocent, cute, dan dark. Menurut kamu gimana?

Website: markryden.com

Afrika, Ethiopia, dan Kopi

Kaldi adalah kambing gembala Ethiopia dari Kaffa yang dikatakan telah “menemukan” kopi setelah ia melihat kambingnya menari, tidak bisa tidur di malam hari dan bertingkah ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official