Nirmana Award 2012

0

Ajang apresiasi buat desainer lokal yang berani mengangkat nilai-nilai lokal sudah di ujung mata. Tepatnya tanggal 25-26 Mei 2012, yang akan diadakan di fX Lifestyle X’nter, f3 Atrium. Buat kamu-kamu yang suka sama visual, desain, dan sejenisnya, acara ini itungannya wajib buat didatengin. Di bawah ini ada informasi jadwal dan tentang Nirmana Award.

e-Flyer Nirmana Award 2012 - Klik untuk memperbesar gambar

 

Latar Belakang

Nirmana Award lahir dan dibawa oleh Nirmana Committee, sebuah tim yang terdiri dari pelaku industri kreatif, desainer, profesional, asosiasi-asosiasi desain (Asosiasi Desain Grafis Indonesia, Forum Desain Grafis Indonesia), asosiasi periklanan (Art Directors Club, PPPI), dengan tujuan untuk memberdayakan industri kreatif Indonesia.

Kompetisi desain, sebagai salah satu dari inti rangkaian acara Nirmana Award, diharapkan menjadi suatu wadah yang dapat membantu memantapkan ekosistem dunia kreatif di Indonesia yang terdiri dari industri (dunia pendidikan dan asosiasi), dunia bisnis (perusahaan dan merek), desainer dan publik umum. Tujuan utama dari apresiasi ini adalah untuk menjembatani stakeholders di dunia kreatif agar bergerak selaras dan berkesinambungan, artinya, industri dapat menjadi wadah yang memberikan keleluasaan bagi para desainer untuk berkreasi sehingga para desainer pun dapat menciptakan desain yang berkualitas. Selanjutnya, desain yang berkualitas dapat menjadi sebuah trend yang dimanfaatkan oleh dunia bisnis dan akhirnya publik bisa menikmati, memahami dan mengapresiasi jenis desain yang bernilai tinggi tersebut.

Acara ini didukung oleh para pelaku industri mulai dari asosiasi, mahasiswa, akademisi, komunitas, sampai para pemilik usaha di bidang kreatif. Gantibaju.com sebagai inisiator acara menangkap masih kurangnya apresiasi bagi karya-karya desain dari desainer muda, padahal ada begitu banyak potensi yang patut menerima penghargaan secara lebih.

Tema Nirmana Award tahun ini adalah ‘Warna Kreasi Indonesia’ yang menekankan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia serta semangat Bhineka Tunggal Ika dan ajakan untuk kembali menggali potensi lokal atau daerah yang berbasis pemikiran desain. Oleh karena itu, Nirmana Award akan mengajak para desainer untuk berkompetisi melalui karya-karya mereka yang menunjukkan nilai-nilai lokal sehingga kita dapat menjelajah Indonesia melalui karya desain.

Sebagai wadah apresiasi, Nirmana Award diyakini mampu membangun dan mempersiapkan ribuan desainer muda Indonesia untuk siap bersaing di Industri kreatif Indonesia. Tentunya persaingan antar desainer muda di Indonesia sendiri sangat tinggi, dengan jumlah 203.306 orang desainer dari seluruh Indonesia dari berbagai macam kategori (hasil survey World Design Survey 2010) sudah pasti diperlukan bekal yang lebih bagi para desainer untuk mengembangkan kreativitasnya dan menerapkan cara kerja yang profesional agar mampu berkompetisi lebih baik lagi. Hal ini pula yang menjadi salah satu poin penting ajang apresiasi ini, dimana apresiasi  bagi para desainer muda Indonesia bukan hanya berbentuk trophy atau hadiah, namun lebih kepada pembekalan kreatif dan profesionalisme dalam berpraktik di industri kreatif itu sendiri.

Pembekalan kreatif tersebut akan diberikan dalam bentuk mini seminar dan roadshow ke kampus-kampus dan komunitas dengan mengacu pada tema di atas. Dengan mengelaborasi tema tersebut, Nirmana Award berusaha untuk mengajak desainer muda Indonesia untuk menjadi agents of return yang bermakna kembali ke ranah lokal (daerah asal atau kampung halaman) dan mengembangkan segala sesuatu yang ada di sana mulai dari sumber daya, nilai lokal, ataupun warisan tradisi, melalui strategi berbasis pemikiran desain.

Untuk memberikan bobot yang lebih bernilai lagi untuk ajang ini, dilibatkanlah sejumlah juri yang sudah banyak dikenal namanya di industri kreatif, seperti Mohamad Reza, Mayumi Haryoto, dan Chris Lie (ilustrasi); Bona Soetirto, Dhanank Pambayun, dan Heru Suryoko (digital imaging); Eric Wijaya ThingkinRoom, Suryanto Rustan, dan Yasser Rizky (typography); Firman Machda, Wahyu Aditya, dan Isha Hening (motion graphic); Beng Rahadian, Mice Misrad (comic strip); Dendy Darman, Adityayoga, dan Rahmat Rekarupa (Desain T-Shirt). Selain nama-nama tersebut, di dalam workshop nantinya juga akan menghadirkan tokoh-tokoh terdepan dalam dunia creativepreunership dan komunikasi pemasaran Indonesia u/ memberikan coaching selama 3 hari kepada semua finalis Nirmana Award.

Nirmana Award adalah program yang berkelanjutan. Dengan bergulirnya ‘edisi perdana’ dari Nirmana Award ini, diharapkan adanya penciptaan semangat dan dorongan untuk senantiasa mengapresiasi para desainer dan hasil karyanya secara kontinyu di tahun-tahun mendatang.

About author

No comments

Puppetvector

Sebagai seorang ilustrator muda, Basith Ibrahim, yang kerap disebut Puppetvector, sedang melalui proses pematangan menjadi seorang seniman. Menggambar merupakan bagian penting dari hidupnya, Puppetvector memilih ...