Sekilas Tentang Ekonomi Kreatif Indonesia

Hari ini baca tulisan Motulz tentang pengalamannya menjadi moderator acara Indesignation yang diadakan di Bandung November 2016, tepatnya di sesi talkshow “Designer Talk” dengan narasumber Singgih Susilo Kartono (radio kayu Magno & sepeda bambu Spedagi), Sabar Situmorang (Rockets Indonesia), Harry Bebek (Amygdala Design), dan Isabella Haas (desainer asal Finlandia). Mereka menceritakan tentang pengalaman mereka di tengah giatnya Indonesia membangun ekosistem ekonomi kreatif.

Kesimpulan menarik dari hasil pembicaraan itu adalah kebutuhan akan 3 pilar utama program ekonomi kreatif yaitu:

  • Hipster

  • Hacker

  • Hustler

Tanpa kolaborasi antara 3 pilar tersebut, maka ekosistem ekonomi kreatif tidak akan berjalan dengan baik. Definisi ketiga pilar tersebut bisa kamu baca di sini: http://motulz.com/1343/3-pilar-penting-dalam-ekonomi-kreatif.

Masih dari tulisan Motulz yang berjudul Salah Kaprah Ekonomi Kreatif Indonesia, nampaknya memang “Ekonomi Kreatif” ini masih perlu banyak dibahas di seluruh elemen masyarakat kreatif Indonesia. Mulai dari kampus, komunitas, entrepreneur, hingga lembaga negara.

ekonomi kreatif itu harusnya bukan buang uang, melainkan memasukkan uang

Menurut kamu bagaimana? Silahkan komen di bawah atau bisa nanya-nanya langsung ke @Motulz.

Sumber: motulz.com

About author

Kotoran Kambing Seharga $50

Para pencinta tanaman pasti sudah tahu bahwa kotoran kambing itu adalah salah satu bahan terbaik untuk dijadikan bahan pembuat pupuk. Bukan hanya untuk pohon, tapi ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official