Art

Seniman Pertunjukan Indonesia yang Mendunia

Di Indonesia, seni pertunjukan, atau performance art, mungkin lebih nggak populer bila dibandingkan dengan seni ilustrasi dan musik. Padahal sebenarnya, ada salah satu seniman pertunjukan kita yang sangat diperhitungkan di luar sana.

melati-suryadarmo

Seniman seni pertunjukan Melati Suryadarmo (sumber: vzaar.com)

Melati Suryodarmo mungkin satu-satunya seniman pertunjukan asal Indonesia yang namanya melejit berkat video viral. Namanya sebenarnya sudah malang melintang di dunia seni sejak lama, terlebih karena Marina Abramovic, seniman seni pertunjukan ternama di dunia, menyebut namanya sebagai salah satu provokator muda berbakat. Tapi mungkin nama Melati semakin umum didengar oleh orang awam sejak seorang Youtuber bernama Nathan Hatton mem-posting video seni pertunjukannya yang berjudul EXERGIE – Butter Dance dengan backsound lagu Someone Like You-nya Adele. Sampai sekarang, videonya sudah mencapai satu setengah juta lebih view! Di video ini, Melati menari di atas tumpukan balok butter sambil memakai sepatu high heels selama hampir 5 menit. Selama itu juga Melati jatuh bangun karena terpeleset akibat butter yang berceceran setelah diinjak.

Buat kamu yang belum pernah nonton videonya, langsung lihat saja di bawah ini.

Kalau ngeliat video versi Adele, jujur reaksi pertamanya lucu banget. Entah kenapa lagu Adele dan tarian Melati bisa pas dan cocok banget, ditambah lagi ekspresi matanya yang membelalak sebelum ia terjatuh.

Di video aslinya, sebenarnya Melati menari diiringi oleh alunan drum dengan durasi 20 menit, membuat piece ini nampak lebih serius. Dan sebenarnya makna di balik Butter Dance ini dalem banget lho. Mengutip dari website Melati,

“Performance ini terinspirasi dari ketertarikan saya terhadap waktu, terutama relasi antara tubuh manusia dengan waktu biologis, fisiologis, dan fisik. Saya juga percaya kalau segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tidak berhenti, bahkan ketika kita meninggal. Di piece ini, saya memasuki momen khusus, di mana tubuh saya terhubung dengan momen yang sangat spesifik, misalnya saat tepat sebelum saya terjatuh. Ini adalah momen di mana seluruh kesadaran saya mengontrol tubuh saya, namun pada saat yang sama risiko yang terjadi tidak bisa diprediksi. Mungkin saya kehilangan kontrol akan tubuh saya, tapi keinginan untuk bangkit kembali lebih penting bagi saya. Ini adalah tentang bagaimana kita menyikapi momen yang sangat spesifik di hidup. Karena persepsi kita tentang luka dipengaruhi oleh lingkungan edukasi dan budaya, saya percaya setiap orang memiliki aksi dan gambaran yang berbeda-beda tentang karya ini.”

Dalem banget kan? Di menit-menit awal mungkin kamu tetap tertawa menyaksikan videonya, tapi begitu memasuki tengah waktu pertunjukan, rasanya semua yang menyaksikan dapat melihat tarian ini dalam persepsi yang berbeda. Ini dia potongan video aslinya.

Kenapa memakai medium butter? Ini adalah alasan yang sangat personal untuk Melati. Seniman asal Solo ini mengaku bentuk badannya berubah drastis semenjak ia sering mengonsumsi butter setelah pindah ke Jerman, suatu hal yang mungkin nggak ia sangka-sangka. Hehe… Sama seperti hidup, kita nggak tahu kapan kita akan jatuh, karena kita nggak punya kontrol terhadap kehidupan. Tapi yang pasti, sesulit apapun hidup, kita tetap bisa memilih untuk bangkit dan melanjutkan hidup.

Bukan begitu?

About author

Convey: an Exhibition of Young Artists

Mari mengunjungi Pameran CONVEY dan mengapresiasi karya lima seniman muda di semAta gallery for kids, Jl Boscha 3 no 147! CONVEY Pameran oleh: Francisco Franklin ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official