Art

Karya-Karya Seniman Cat Air di Instagram yang Penuh Warna

Sudah bosan dengan banjirnya foto selfie tak berujung, food-porn yang terkadang tidak menggugah sama sekali, foto binatang kesayangan, atau pemandangan ala kartu pos di Instagram kita? Maka mungkin sudah saatnya mencoba untuk mem-follow beberapa akun Instagram yang tidak melulu berkutat di hal-hal tadi.

Sebagai medium visual, Instagram dimanfaatkan juga oleh banyak seniman untuk memamerkan karya-karyanya yang pastinya keren-keren. Mereka bukan hanya datang dari kalangan seniman profesional, namun juga amatiran atau sambilan.

Menemukan sosok kreatif ini memang gampang-gampang susah. Tapi langkah yang paling gampang adalah dengan mencoba untuk mencari berdasarkan tagar objek yang kita inginkan. Misalnya yang paling umum adalah #artistsoninstagram, yang kemudian semakin diperkecil dengan tagar yang lebih spesifik, seperti  #acryliconcanvas, #oilpainting, atau yang menjadi pembahasan kita kali ini, #watercolor

Berikut ini adalah beberapa seniman Instagram (kita sebut saja begitu) yang mengkhususkan diri pada watercolor atau cat air, yang sangat layak dan direkomendasikan untuk di-follow. Siapa saja mereka?

1. Connie Lim (@_connielim_)

Connie Lim adalah seorang ilustrator fashion asal Los Angeles, dan saat ini sedang membagi waktunya antara LA dan London. Ia sudah menjadi seorang ilustrator profesional selama kurang lebih 8 tahun, meski sebagian besar dilakukan secara freelance. Karyanya yang paling berkesan mungkin adalah Decked out: Fashion Playing Cards, dimana ia menggambar sebuah set ilustrasi  fashion yang digubah menjadi kartu remi.

Ia merupakan lulusan dua universitas, Art Center College of Design di Pasadena dan Central Saint Martins College of Design di London, sehingga jangan ditanya tentang pengetahuannya tentang seni dan ilustrasi. Meski mengaku tetap menggunakan Photoshop untuk touch-up,  tapi Lim lebih senang menggunakan tangan dalam berkarya. Cat air merupakan salah satu kesenangan Lim, sehingga ia sellau menggunakannya dalam berkarya.

Meski kerap dilekatkan dengan dunia fashion, tapi bagi Lim menggambar adalah dunia utamanya.

ConnieLim01

ConnieLim02

ConnieLim03

 

2. Tracey Lewis (@tracylewisart)

Dengan karya-karyanya yang secara umum tampil menggunakan cat air yang transparan dan tanpa campuran lain sebagai medium, Tracey Lewis bisa dikatakan sebagai seorang yang ahli dalam memanfaatkan cat air. Dengan lukisan yang penuh lapisan dan berwarna permen, karya-karyanya terlihat bercahaya. Meski begitu, lukisan-lukisan Lewis tetap terlihat realistis meski mengusungkan konsep fantasi dan pola yang abstrak. Lewis kerap kali bermain-main dengan justakposisi yang bersifat paradoksial, meningkatkan objeknya dari sesuatu yang biasa menjadi sesuatu yang sublim.

Ketrampilan Lewis didapat dari hasil berguru kepada para jenius cat air seperti Gary Pruner danJeannie Vodden, yang pengaruh mereka dapat diraba dalam karya-karya Lewis yang terasa segar dan mengalir.  Art Nouveau, film bisu, pasar tradisional, pakaian baheula, Paris, pola melingkar, polka dot, simbolisme, tulang binatang, bunga, penari perut, dongeng dan tato merupakan hal-hal yang mempengaruhi karya-karyanya. Selain menghasilkan karya-karya yang indah, Lewis juga bekerja sebagai instruktur seni.

TraceyLewis03

TraceyLewis01 TraceyLewis02

 

3. Lisa Congdon (@lisacongdon)

Meski akun Instagram Lisa Congdon terkadang juga menghadirkan foto-foto profil dirinya (ok, selfie) atau aktifitas harian lainnya, tapi kita bisa menyimak berbagai karyanya yang gemilang. Congdon yang menetap di Portland, Oregon ini dikenal berkat lukisan abstrak penuh warnanya, desain pola dan juga kaligrafi. Berbagai nama besar pernah menjadi kliennya, seperti MoMA, Harvard University, Martha Stewart Living, Chronicle Books, The Land of Nod, Simon & Schuster, and Cloud9 Fabrics, dan banyak lagi.

Ia juga pernah memamerkan karya-karyanya di berbagai pelosok Amerika, seperti di Contemporary Jewish Museum dan Bedford Gallery.  Saat ini beberapa lukisan abstraknya bisa dilihat di Uprise Gallery, New York. Selain melukis, Congdon juga gemar menulis. Selain memiliki blog tentang kesehariannya di Today is Going to be Awesome, Congdon juga telah menulis 5 buah buku, seperti Art Inc: The Essential Guide to Building Your Career as an Artist, Whatever You Are, Be a Good One, Twenty Ways to Draw a Tulip dan  A Collection a Day. Buku terbarunya, Fortune Favors the Brave akan dirilis tahun ini.  Kabar terakhir, ia masukd alam daftar 40 Women Over 40 to Watch in 2015.

LisaCongdon03

LisaCongdon01

LisaCongdon02

 

4. Agnes Cecile (@agnes_cecile)

Bernama asli Silvia Pelissero, seniman kelahiran 1991 asal Roma, Italia, ini ingin dikenal sebagai Agnes Cecile. Ia menimba ilmu seni secara formal di sebuah sekolah menengah kejuruan di Roma, namun kemudian mengembangkan keahliannya secara otodidak. Karya-karyanya biasanya menampilkan warna-warna yang lembut, meski terkadang juga tak jarang menampilkan balutan warna-warna gelap. Objek Agnes Cecile biasanya ditampilkan secara realitis dan abstrak sekaligus. Ia menggabungkan dua pendekatan ini dengan sangat baik dengan menggunakan teknik yang cermat pula. Dan meski cat air adalah medium utamanya, namun Agnes Cecile juga menggunakan cat minyak dan akrilik.

AgnesCecile03

AgnesCecile01

AgnesCecile02

5.  Tamra Chatikanon (@tamra.cha)

Saat seniman asal Bangkok, Thailand, Tamra Chatikanon mulai menggunakan cat air sebagai mediumnya, ia dengan cepat sangat terpengaruh olehnya. Baginya cat air itu sulit sekaligus menantang untuk dikuasai, karena cat air menggunakan air untuk meleburkan warna dan air sifatnya susah untuk dikontrol. Dengan segala “tantangan” ini, Tamra bertekad untuk menguasai cat air dengan paripurna.

Saat ini Tamra juga mengajar teknik cat air dan yakin cara terbaik untuk menguasainya adalah dengan mempelajari dasar-dasar  melukis dengan menggunakan cat air serta berlatih sesering mungkin. Apalagi iklim Thailand dengan panas yang cukup ekstensif dan membuat catnya akan cepat mengering, sehingga harus benar-benar menguasi teknik ini dengan baik dan melukis dengan cermat dan cekatan pula.

TamraCha03

TamraCha01

TamraCha02

 

Penulis: Haris Fadli Pasaribu

Joe, Bogart, dan Java

Kopi, sama halnya dengan manusia, juga punya nama-nama lain. Julukan-julukan itu pasti ada asal muasal dan sejarahnya. Misalnya, Siti Sirik dalam Majalah Bobo itu menggambarkan ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official