Quick Questions with Sarah Amijo

Hangat, menggemaskan, dan menenangkan. Itulah kesan yang didapat saat melihat karya-karya Sarah Amijo, seorang ilustrator yang juga founder brand ilustrasi Big Bear and Bird. Sebagai pencinta binatang, Sarah selalu menggambar hewan-hewan menggemaskan seperti beruang, burung, anjing, tikus, rusa, dan masih banyak lagi. Dan, seperti nuansa yang dia tuangkan dalam karyanya, pribadi Sarah sendiri juga sangat hangat dan optimis. Di sesi #QuickQuestions kali ini, Kopling pengin tahu sedikit lebih banyak tentang pengalaman Sarah menjadi ilustrator dan menjalankan brand Big Bear and Bird, apalagi tahun lalu dia baru saja meluncurkan buku pertamanya, Journal of Gratitude. Kita simak bareng, yuk!

Kopi Keliling (KK): Apakah latar belakang pendidikan di bidang bisnis membantu kamu dalam mengembangkan Big Bear and Bird?

Sarah Amijo (SA): Sangat membantu. Karena sebagai artist, biasanya kita hanya memikirkan segi desain dan konsep. Jadi suka lupa dan terbawa mood idealisme kita buat bikin produk tanpa memikirkan sisi biaya, profit, how to save money (karena sebagai freelancer di bidang seni pendapatan nggak se-stabil kalau kerja kantoran), how to deal with other business partners. Ini semua sangat membantu saya sekarang.

KK: Binatang apa sih yang paling suka kamu gambar?

SA: Bear and bird, Makanya brand-ku namanya Big Bear and Bird haha. Tapi selain itu, aku hampir suka semua binatang terutama woodland creatures. Aku tapi kurang suka menggambar hewan-hewan reptil…

KK: Pengalaman paling sureal apa yang kamu rasakan selama menjadi ilustrator dan mengembangkan Big Bear and Bird?

SA: Awa-awal ketika aku mulai posting gambar binatang-binatangku sebenarnya aku agak nggak pede. Soalnya aku baru balik for good ke Indonesia dan nggak tau selera orang-orang di Indonesia itu seperti apa. Tapi, ternyata respon dari followers lumayan bagus, dan sejak itu ternyata pasarnya berkembang lebih cepat dari yang aku kira di awal. Menurut aku, itu berkat yang sangat magical, dan aku sangat bersyukur sekali. Pengalaman kedua yang nggak terlupakan adalah waktu bikin buku pertamaku, Journal of Gratitude. Mulanya ini cuma semacam wishful thinking, pengin bikin buku tentang grateful. Terus, satu bulan kemudian kebetulan banget Gramedia menghubungiku dan nawarin untuk bikin buku. Aku merasa itu juga salah satu magical moment, karena mereka ngasih aku kebebasan untuk nulis buku apa pun yang aku mau. Jadilah aku memilih Journal of Gratitude!

KK: Ceritain dong tentang proses pembuatan buku Journal of Gratitude. Apa yang membuat kamu kepikiran untuk bikin konsep buku seperti itu?

SA: Aku merasa banyak hal di dunia ini yang patut disyukuri, contohnya seperti jawaban aku di atas. Banyak magical moment yang bikin aku merasa kalau kita punya kepercayaan kuat akan sesuatu dan bekerja keras untuk mencapainya, pasti hal tersebut akan diberikan ke kita lewat momen-momen ajaib. Buku Journal of Gratitude ini diterbitkan bulan September 2017, sementara tahun 2016-2017 itu sebenarnya tahun yang agak sulit buat aku. Di tahun itu, aku menyadari kalau satu-satunya hal yang bikin aku kuat untuk menjalani apa yang aku lakukan itu adalah dengan mensyukuri hal-hal kecil yang ada di sekitarku, yang sering banget aku anggap sepele. Jadi, aku ingin berbagi tentang gimana sikap bersyukur itu bisa membuat hidup lebih berarti, dan bikin kita bisa kuat menghadapi hal-hal sulit dalam hidup. Buku ini spesial banget, karena jadi pengingat buat diri aku sendiri.

KK: Adakah ambisi terpendam sebagai ilustrator yang belum kesampaian?

SA: Ambisiku pastinya ingin terus berkarya dengan illustrasi yang mengandung banyak cerita dan pesan untuk mendorong orang lain supaya lebih baik lagi dan untuk menyebarkan cerita tentang kebahagiaan dan cinta. Kalau kesampaian atau belum sih… selama aku masih di sini, kata-kata kesampaian itu nggak akan sampai-sampai. Hahaha. Because my goals will not stop until my time stops in this earth.

Intip lebih jauh tentang Sarah dan karyanya di: Sarah Ameeyo atau Big Bear and Bird.

About author

Art Garden Singapore Pt 1

Dalam rangka memperingati Hari Museum International yang jatuh setiap tanggal 18 Mei, Singapura mengadakan Children’s Season setiap tahunnya sejak 2008 dengan tujuan untuk semakin mendekatkan ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official