[KACF 2015] DIVERSE Exhibition: Eksemplar

Sejak dulu, seni grafis sudah digunakan untuk menyampaikan ide sekaligus mendokumentasikan catatan sejarah penting. Ide yang dibalut dengan eksplorasi teknis sang seniman membuat karya seni grafis memiliki gaya yang sangat khas. Kemampuannya untuk diduplikasi, membuat seni grafis mampu menyampaikan ide-ide ke khalayak yang lebih luas ketimbang (misal saja) seni lukis. Keragaman pesan, ragam cara penyampaian, sampai ke ragam jenis penikmat yang (akhirnya) menjadi penerima pesan tersebut menjadikan seni grafis (seharusnya) mempunyai tempat yang spesial di masyarakat.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini peran printmaking mulai tergantikan oleh digital printing. Kemudahan yang ditawarkan oleh digital printing membuat minat untuk eksplorasi teknis seni grafis menurun. Namun demikian, tidak sedikit juga pelaku seni grafis yang tetap setiap berkarya menggunakan ragam metode ini. Kopi Keliling berkolaborasi dengan Grafis Huru Hara berupaya untuk membangkitkan kembali minat akan karya seni grafis melalui Pameran (E)ksemplar.

Karya-karya yang akan ditampilkan dalam pameran instalasi interaktif ini diseleksi melalui proses open submission yang sudah dilakukan sebelumnya. Sebanyak 16 seniman/ilustrator ikut mengambil bagian dalam presentasi karya sarat dengan kolaborasi ini.

Print

Periode Pameran
28-29 November 2015

Artist Talk
28 November 2015

Tempat
Kuningan City, Jakarta

Tentang seniman

Grafis Huru Hara (GHH) adalah sekelompok pemuda di Jakarta yang berkarya melalui medium seni grafis. Beranggotakan 10 orang yang bermain di medium seni grafis yang berbeda, cetak tinggi, cetak dalam, cetak saring, cetak datar. GHH masih akan terus bereksplorasi, meneliti, dan membagi ilmu yang di dapat kepada masyarakat, bahwa seni grafis itu menyenangkan. Di pameran (E)ksemplar ini GHH berperan membuat presentasi instalasi karya dan juga sebagai operator dalam proses pembuatan 16 karya kolaborator.

16 kolaborator yang akan ikut dalam pameran Eksemplar adalah: Ade Yusuf, Bhakti Tanza Lutfi, Dimas Arya Gutama, Diva Adiwijaya, Damar Sasongko, Eskandar Syach, Resatio Adi Putra, Reza Aryanda MY, Abenk Alter, Arya Mularama, Paulus Hutabarat, Yonaz Kristy Sanjonas, Agung T. Wijaya, Amaylia Permahani, Angga “Anggur” Novia Wicaksono, Julius Michael.

Tentang DIVERSE

D for DO A STORE by Muchlis Fachri x Saudara Jauh Art Initative (Mustafa Kamal Syahputra, Riezky Putra & Sarah Fidiyanti)
I for INCLUSION by Heimlo Studio
V for VISIT by Rukmunal Hakim x Kuteken Print Shop
E for EQUAL by Octo Cornelius
R for RUMAH by Diela Maharanie x Prasajadi Heru Lastiko & Nady Azhry
S – for SELEBRASI by KAR (Tania Kardin & Diedra Kanya) x Atelir TE (Emeraldi Kumastyo Paramaeswara & Fitri Meilani Syamsun)
E – for EKSEMPLAR by Grafis Huru Hara

About author

Modern Art Desserts

Nggak cuma karya seni dan karya sastra yang bisa saling menginspirasi satu sama lain, tapi juga karya seni dan kue-kue yang dibuat oleh pastry chef! ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official