Catalyst Arts Trade Off

Hari Kamis tanggal 28 Juli kemarin Kopling ikutan acaranya Catalyst Arts yang berjudul “Trade Off” di Waga Gallery & Studio yang berlokasi di Kemang Raya No 9D, Jakarta Selatan. Tercatat sebanyak 36 nama visual artist dari Jakarta dan Bandung ikut meramaikan acara barter satu hari ini. Namun, karena acara ini acara ‘lepas’, maka Catalyst Arts memberikan kesempatan bagi siapa pun yang mau datang ke Trade Off untuk ikutan pamer karya dan kemudian berusaha untuk menukarkannya dengan karya yang lain. Kenapa Kopling bilang ‘berusaha’?

Catalyst-Arts-Trade-Off-1

Suasana Trade Off saat sebagian besar karya masih terpampang cantik di dinding

Dulu Kopi Keliling pernah mengadakan acara serupa (masih ingat nggak dengan SWAP PARTY, tahun 2012?), tapi “peraturannya” dulu setiap orang yang ikutan akan ambil nomor undian dan karyanya akan ditukar dengan peserta dengan nomor tersebut. Di Catalyst Arts Trade Off peraturannya berbeda. Setiap yang datang bawa karya harus secara aktif menawarkan karyanya untuk barter, atau mencari tahu siapa pemilik karya yang dia inginkan untuk dibarter. Jadi, sistem pertukaran yang terjadi bisa dibilang lebih ke atas dasar ‘suka sama suka’.

Catalyst-Arts-Trade-Off-2

Charlie Chris Evans dan Avi Desniati memamerkan hasil barter karya di antara mereka

Catalyst Arts mengadakan kegiatan ini dengan beragam alasan. Namun, salah satu alasan yang akhirnya dijadikan pameran eksperimental ini adalah kebiasaan peserta Catalyst Art Market untuk melakukan barter seusai acara selesai. Nampaknya, ini menjadi kebudayaan nggak tertulis di kalangan para visual artist. Barter sendiri secara sejarah sudah dipraktikkan manusia sejak jaman dahulu kala sebelum akhirnya orang-orang berpindah ke logam mulia emas dan perak, dan yang terakhir uang kertas sebagai medium transaksi. Yang menarik di sini adalah, betapa terkadang, proses pertukaran itu tidak selamanya harus “value to value“. Mungkin istilah itu lumayan menjadi hal yang sangat lumrah di jaman sekarang ini. Sebuah pertukaran di mana nilai kedua benda (atau jasa) haruslah sepadan.

Catalyst-Arts-Trade-Off-3

Kopi Keliling “colongan” ambil kesempatan ini untuk ajang silahturahmi teman-teman visual artist

Lewat kultur ini, kegiatan barter lebih mengarah ke ketertarikan untuk memiliki benda (dalam kasus ini adalah karya) yang unik, dan berbeda, tanpa pertimbangan “value” yang berarti di antara keduanya. Sebuah tindakan yang sifat dasarnya spontan, atas dasar ketertarikan mata (lalu mungkin kemudian hati).

Kopling mendapati salah satu peserta sempat memberikan pernyataan, “Ah, gue akan coba tukeran ah sama si A!”. Setelah ditelisik alasan kenapa dia harus seakan mencoba ternyata karena ada kemungkinan di mana tawarannya gagal. Inilah yang akhirnya menjadikan acara Trade Off fluid dan menarik.

Yuk, simak video liputan Kopling tentang acara Trade Off yang diadakan oleh Catalyst Arts tanggal 30 Juli kemarin. Mungkin kamu tertarik bikin kegiatan Trade Off juga di komunitas atau kelompok kamu?

About author

joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official