[Podcast Buku Main Mata] Menulis Sebagai Terapi untuk Jiwa dan Pikiran

Tipe pembaca yang seperti apakah kamu? Melahap bacaan apa pun atau mencari bacaan yang sesuai dengan kebutuhan jiwa saat itu? Atau keduanya? Ketika membaca, pasti rasanya menyenangkan sekaligus menenangkan saat menemukan sebuah tulisan yang dapat mewakili perasaan yang sedang kita alami saat itu.

Di bab ini, host podcast buku Podcast Main Mata @patricia.wulandari memperkenalkan kamu ke dua orang teman yang pernah mengirimkan cerpennya untuk segmen Pembaca Menulis Podcast Main Mata, yaitu Chink-chink/Yunita Dewiyana, pemilik podcast @abjadtersirat, yang menulis cerpen bertema perempuan PATUNG MANEKIN dan Muhammad Farhan Nasrulloh yang menulis cerpen bertema memori IDRIS TERSENYUM.

Baik Chink-chink maupun Farhan menulis sebagai cara mereka untuk mengungkapkan kegelisahan dalam diri. Kegelisahan personal yang bisa jadi ternyata dialami juga oleh banyak orang lainnya. Keduanya merasa tulisan adalah medium efektif untuk mereka mengutarakan dan mempertanyakan hal yang tak terucap.

Dengarkan cuplikan cerpennya dan simak obrolannya di bab podcast buku Podcast Main Mata berikut ini. Temukan bagaimana proses menulis sebuah cerita itu sendiri sebenarnya merupakan sebuah perjalanan untuk mencapai sesuatu layaknya seorang tokoh yang sedang berada di dalam satu cerita. Kamu juga bisa mendengarkan bab ini melalui Spotify Podcast Main Mata.

About author

Mengenang Mereka dengan Monumen

Banyak cara untuk mengenang seseorang, salah satunya dengan membuatkan monumen. Biasanya yang dibuatin monumen memang bukan “orang sembarangan”. Mereka adalah orang-orang yang dianggap penting dalam ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official