4.000 Kupu-Kupu Biru

You’re a pretty butterfly
You keep on passing by
You never land inside my hands
Your home is in the sky
And there’s a lesson waiting to be learned
– Christina Perri, Butterfly

Di antara banyak serangga yang ada di muka bumi, kupu-kupu adalah salah satu serangga yang disukai manusia. Bentuk sayapnya yang beragam dan berwarna-warni cerah ketika mereka lagi berhamburan di taman dapat membuat perasaan seseorang lebih bahagia. Kupu-kupu itu identik dengan keindahan, dan karenanya juga kemudian kupu-kupu dihubung-hubungkan dengan perasaan orang yang sedang jatuh cinta.

Kenneth_Spangler_Tasha_Lewis_1

Tasha Lewis: pencetus proyek seni Swarm: World Migration

Ada seorang seniman asal New York bernama Tasha Lewis yang mengagumi keindahan serangga bernama kupu-kupu ini. Diawali dari karyanya sewaktu kuliah di mana Tasha membuat instalasi kupu-kupu dari bahan katun yang diproses dengan teknik cyanotype (proses sian-biru cetak) dan ditaruh di dalam sebuah kotak kayu. Dari situ dia mencoba memperdalam karyanya dengan menempelkan magnet ke kupu-kupu buatannya dan dia mulai menaruh kupu-kupu tersebut di berbagai tempat, termasuk di sekitar rumahnya di Indianapolis, di East Coast untuk instalasi galeri, bahkan Hawaii dan Ohio. Tak berapa lama kemudian, Tasha sempat pergi ke Istanbul dan menaruh kupu-kupu ini di sana. Dari situlah dia terpikir untuk membuat proyek Swarm: World Migration yang bertujuan untuk menyebarkan kupu-kupu buatannya ke tempat-tempat umum di seluruh dunia. Bahan untuk membuat kupu-kupu ini dia ambil dari bahan-bahan bekas.

1065303610

1065303530

Proyek seni Swarm: World Migration

Rencananya, Tasha akan membuat 4.000 ekor kupu-kupu yang akan disebarkan ke 100 rumah di seluruh dunia. Tasha yang saat ini bertempat tinggal di New York City nggak mungkin menyebarkan kupu-kupu itu sendiri, karenanya dia mengirimkan paket berisi kupu-kupu itu di mana setiap paketnya berisi 400 buah kupu-kupu bermagnet, sebuah notebook, cara pemasangannya, dan serangkaian alat untuk memperbaiki kalau kupu-kupu itu ada yang rusak.

Sang penerima paket diharapkan akan melakukan perjalanan dengan kupu-kupu itu, menginstalasinya di rumah mereka, memotretnya, lalu memasukkan fotonya ke media sosial, seperti Twitter dan Facebook. Setelah 4 minggu, mereka diminta untuk mengirimkan kupu-kupu beserta seluruh perlengkapannya ke lokasi berikutnya, dan terus berulang selama 10 kali.

cyanotype_2

1065303461

Proyek seni Swarm: World Migration

Kalau kamu tertarik untuk ikut dalam proyek ini, kamu bisa membacanya di halaman ini untuk mengikuti petunjuknya. Syaratnya, kamu harus punya akses internet dan kamu punya waktu untuk gerombolan kupu-kupu itu. Kamu juga harus dapat memasukkan foto-foto yang kamu ambil ke media sosial, dan tentunya kamu harus punya kamera – atau setidaknya ponsel yang berkamera.

Kupu-kupu itu harus kamu tempelkan di tempat-tempat yang permukaannya terbuat dari metal, karena memang hanya boleh ditempelkan dengan magnet, dan harus di tempat umum. Ketika ada orang yang bertanya tentang kupu-kupu itu, kamu harus dapat menjelaskannya.

Biaya yang kamu butuhkan adalah sekitar $50 untuk ikut dalam proyek ini, untuk mengirimkannya ke destinasi berikutnya. Proyek ini akan berakhir di bulan Agustus nanti.

1065303429

Proyek seni Swarm: World Migration

Proyek Swarm: World Migration diawali dari kecil dan sekarang telah menyebar ke seluruh dunia. Kupu-kupu yang digunakan juga sebenarnya nggak hanya mewakili keindahan tapi juga memiliki makna yang dalam. Buat Tasha, kupu-kupu tersebut merupakan gambaran keseluruhan alam, seperti halnya tanaman yang terus tumbuh di antara retakan-retakan beton dan pada akhirnya akan menjadi hutan belantara yang mendominasi bangunan-bangunan terbengkalai. Tasha ingin kupu-kupunya memasuki kehidupan urban untuk mengingatkan orang akan obyek-obyek yang seringkali terlupakan, maupun untuk sekedar memberikan udara segar dalam rutinitas kehidupan perkotaan.

Proyek ini membuat kupu-kupu cyanotype kreasi Tasha benar-benar seperti kupu-kupu beneran yang hidup bermigrasi. Dan semoga saja dia juga bisa memberikan efek kupu-kupu (butterly effect) yang positif di dalam lingkup perkotaan!

 

Website: tashalewis.info

Coffee Shop di Bali pt.1

Mungkin kamu masih ingat kalau salah satu admin Kopi Keliling sempat pergi ke Ubud Writers and Readers Festival 2012 di Bali. Mumpung ke Bali, Kopling ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official