Paperstuff

Kalau seniman AJ Fosik membuat sculpture dari bahan dasar kayu, lain lagi dengan Bartek Elsner. Art Director terkemuka asal Jerman ini membuat berbagai sculpture dari karton untuk proyek seninya yang bernama Paperstuff.

Obyek yang menjadi sasaran Elsner adalah benda-benda yang umum ditemukan sehari-hari karena ia ingin mengubah benda-benda tersebut menjadi karya seni. Sebagian besar karya Elsner untuk proyek Paperstuff dibuat dari karton-karton bekas dengan maksud untuk membuat karyanya lebih ramah lingkungan.

Beberapa karya Elsner ditaruh di tempat-tempat umum, misalnya sebuah perapian dari karton yang diletakkan di suatu tempat di Kota Berlin. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian kebanyakan warga yang sekarang terlalu asik sendiri dengan smartphone-nya waktu lagi berjalan. Nah, ada yang tertohok? Hehehe… Selain perapian, karya Elsner yang ditaruh di tempat umum adalah replika kamera CCTV dengan ukuran asli dan bisa berfungsi seperti kamera CCTV beneran.

Karya-karyanya yang lain dalam proyek Paperstuff juga nggak kalah keren, seperti cabang pohon dan burung, senapan, internet. Semuanya dibuat dengan tingkat ketelitian yang luar biasa dan sangat menyerupai aslinya. Lihat deh gambar-gambarnya di bawah ini.

Salah satu karya Elsner terbaru yang paling megah dan besar adalah “Mini Ghettoblaster“, yaitu radio berukuran super besar dan bisa mengeluarkan suara lagu, yang sengaja dibuat dalam rangka promosi acara International Radio Festival Zurich/Switzerland 2012. Di dalam Mini Ghettoblaster ini terdapat sebuah mobil MINI sungguhan dan suara lagu dari Mini Ghettoblaster berasal dari mobil MINI tersebut untuk memamerkan kualitas sound systemnya. Elsner mengakui untuk karyanya yang satu ini ia banyak memakai memakai karton baru karena kesulitan menemukan karton bekas berukuran besar.

Di Indonesia sendiri juga ada loh sebuah komunitas yang membuat karya seni dari kertas dan karton bekas, yaitu Komunitas Pencinta Kertas (KPK). Menurut KPK, kertas nggak hanya sekedar media untuk menulis dan menggambar, tapi juga media untuk menghasilkan bentuk 3 dimensi. Komunitas yang dibentuk oleh Ario Kiswinar Teguh ini sudah berdiri selama kurang lebih 3 tahun dan telah melakukan pameran di berbagai tempat.  Ini dia salah satu karyanya yang luar biasa, sebuah replika bajaj berukuran asli!

Menarik banget yah? Daripada benda-benda bekas tersebut nggak kepakai dan malah numpuk, mendingan disalurkan menjadi sebuah bentuk kreativitas yang unik!

About author

Dari Pemilik Restoran Menjadi Pelukis

Siapa bilang dunia seni itu dunia pelarian, dan hanya orang yang tidak punya pekerjaan yang lebih baik yang mau menjadi seniman? Seorang mantan pemilik restoran ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official