Ngantor di Coffee Shop

Gaya hidup hijau itu nggak melulu soal rajin menanam pohon, tapi juga tentang menghemat bahan bakar. Buat kita yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, sebenarnya kurang praktis ya untuk kerja di kantor kalau pekerjaan yang kita lakukan itu sebenarnya bisa kita lakukan di rumah.

Kopling baru-baru ini pernah ngebahas soal Urban Station, sebuah coffee shop di Argentina yang bentuknya mirip kantor. Selidik punya selidik, nggak cuma di Argentina yang ada coffee shop kayak gitu, tapi udah menjamur di negara-negara barat. Coffee shop macam ini bukan cuma menghemat waktu para pekerja yang kebanyakan tua di jalan akibat lalu lintas yang semakin hari semakin macet, tapi juga buat para pekerja yang memang pekerjaannya bersifat mobile. Coffee shop semacam ini nggak cuma menghemat tenaga, bahan bakar, dan tentunya uang kita, tapi juga memberikan suasana kerja yang menyenangkan. Kerja di rumah terus setiap hari juga ada kalanya membosankan kan? Hehe…

Beberapa coffee shop yang juga berfungsi sebagai ruang kerja bagi pengunjungnya antara lain adalah:

Shelter (Dubai)

shelter

Nggak cuma ada sekat-sekat kayak di kantor dan meeting room, tapi di coffee shop ini juga disediakan perpustakaan, toko, bioskop, bahkan sebuah taman. Coffee shop apa mall nih? Asyiknya!

Citizen Space (San Francisco)

Citizen_Space,_San_Francisco,_CA

Coffee shop ini punya dua lantai dan dua-duanya bisa dipakai untuk kerja. Kamu bahkan bisa menyewa meja kerja di sini secara bulanan, tapi kalo kamu cuma mau berkunjung aja ya nggak usah bayar. Kopi? Tentu aja ada, tapi seperti layaknya di kantor, kamu harus buat sendiri. Dan bayar juga dong pastinya. Hehe…

Green Spaces (New York)

Green_Spaces-1web-720x480

Ini juga salah satu coffee shop sekaligus tempat kerja yang ramah lingkungan. Kenapa? Karena di tempat ini nggak pake pendingin ruangan dan cuma pakai kipas angin. Inilah enaknya tinggal di negara 4 musim ya. Kayaknya sih kalo di Indonesia masih agak susah buat diterapkan, mengingat kalo musim panas cuacanya suka nggak bersahabat banget. Mesin kopi dan printer-nya juga dipilih yang ramah lingkungan dan hemat energi. Penggunaan kertas di sini juga sangat diminimalisir.

Green Desk (New York)

help090309_2_560

Di tempat ini, konsep hijau juga sangat diterapkan. Selain itu, lampu yang digunakan di tempat ini juga dipilih yang hemat energi, kertas yang dipakai juga hasil daur ulang, begitu pun dengan semua perabotan yang ada di ruangan ini. Nggak cuma itu, mereka menanam 5 pohon setiap mereka punya anggota baru.

Kalau kapan-kapan kamu jalan-jalan ke New York dan mampir ke coffee shop ini, kamu bisa sekalian update status di Facebook atau Path kamu: “Lagi ngantor nih di New York”, sambil foto secangkir kopi, karena konon menurut survey, kopi adalah minuman yang paling sering di-posting orang di media sosial saat lagi traveling!

 

Seharusnya di Indonesia, terutama di Jakarta, juga ada tempat-tempat kayak gini ya? Oke, coffee shop yang pake wifi memang udah banyak. Warnet juga banyak. Tapi orang nggak akan merasa nyaman kerja di coffee shop “biasa”, apalagi warnet karena berisik. Ya kan?

Sumber foto: nymag.com dan beberapa sumber lainnnya

Rasa-rasa Kopi

Masih ingat dengan artikel Kopi vs Kopi yang ngebahas mengenai serunya nyicipin beragam rasa kopi? Kali ini, Arief Said, roaster Morph Coffee, mau memperkenalkan lebih ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official