Apa? Bir Campur Espresso?

Orang-orang gaul, terutama di kota-kota besar, pasti suka nongkrong. Yang suka ngopi, nongkrongnya di coffee shop, dan yang suka ngebir, nongkrong di tempat-tempat ngebir. Tapi pernah nggak sih kamu kepikiran gimana seandainya kalau bir itu disatukan dengan kopi? Apa jadinya, dan gimana rasanya ya? Atau, gimana caranya? Well, sebenernya minuman ini udah nggak baru banget. Di Jakarta juga udah ada sebuah tempat nongkrong seru yang emang fokus ngejual minuman yang isinya kopi dan bir. Tapi gimana dengan alat yang isinya gabungan untuk bikin espresso dan bir?

Ada seorang mantan barista yang sudah 2 tahun menganggur di rumah. Jonathan Pascual, namanya. Lama-lama Pascual ini rupanya nggak betah jadi pengangguran, dan mulai melakukan sesuatu. Dia lagi mebuat sebuah alat yang diberi nama “Beerspresso” dan menjadi pendiri Taproom Coffee. Dia juga mempekerjakan beberapa orang barista di Taproom. Jadi, yang dijual di sana bir atau kopi sih? Dua-duanya!

beerspresso_machine-600x600

Beerspresso ini sebenarnya adalah mesin pembuat espresso yang digabungnya dengan tower bir dengan 12 keran. Keren banget ya idenya! Menurut Pascual, 2 hal yang paling mudah dan cepat untuk membuat sekelompok orang merasa saling nyambung adalah bir dan kopi. Bener banget ya?

Nah, kalau Pascual adalah mantan barista yang tentunya cinta pertamanya adalah kopi, lain halnya dengan pasangan Adrian dan Carolyn, pasangan pendiri BrewSmith. Mereka tentu saja cinta pertamanya adalah bir, tapi mereka juga adalah penggemar kopi.

Beerspresso-480x400-2

Pasangan ini juga membuat Beerspresso, tapi bedanya, kreasi mereka ini bukan berbentuk mesin, tapi minuman kemasan. Ide ini berawal ketika Adrian sedang berada di dapur pada suatu hari dan kurang puas dengan aroman kopi yang dibuatnya. Kurang kuat, menurutnya. Lalu dia mulai bereksperimen dengan membuat bir. Bahan yang dipakainya adalah sesendok malt dalam bentuk kristal, malt cokelat, dan gandum panggang. Ketika dia coba, ternyata rasanya enak. Dan karena gandum yang jadi bahan pembuat bir itu sebenarnya kaya dengan vitamin dan mineral, minuman ini menurutnya adalah minuman yang sehat. Bagi orang dewasa, tentunya. Hehe.

Baru kemudian setelah memberikan beberapa kantong minuman kreasi terbarunya itu kepada beberapa temannya dan mencoba 6 resep yang berbeda, Adrian mulai menambahkan kopi ke dalam resepnya. Saran Adrian, minuman ini akan lebih nikmat kalau diminum dengan sedikit susu dan gula. Sayangnya, Beerspresso ini hanya dijual di Australia dan dijual di negara setempat seharga $15.

Di Indonesia sendiri, kita sudah punya kopi bandrek dan minuman tradisional lainnya. Mungkin nanti akan ada juga yang mencoba mencampur bir pletok asli Betawi atau brem Bali denga kopi? Siapa tahu…

Website: http://brewsmith.com.au/

Rasa-rasa Kopi

Masih ingat dengan artikel Kopi vs Kopi yang ngebahas mengenai serunya nyicipin beragam rasa kopi? Kali ini, Arief Said, roaster Morph Coffee, mau memperkenalkan lebih ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official