Latte Art, Kian Lama Kian Inovatif

Di dunia ini, terutama di dunia seni, sebenernya nggak ada ide yang 100% baru. Semua karya yang ada saat ini adalah ide yang didaur ulang dari ide yang lama. Nggak cuma lagu, tapi lukisan, tulisan, juga begitu. Ide tentang patah hati, misalnya. Dari dulu selalu ada orang yang membuat karya tentang patah hati. Tapi yang bikin beda dan segar itu adalah cara penyampainnya. Karya yang baru nggak usah harus punya ide yang baru, tapi at least disampaikan dengan cara yang baru dan berbeda.

Di Indonesia, latte art atau seni menggambar memakai milk foam di minuman kopi udah nggak asing lagi. Udah banyak barista yang bisa bikin “seni susu” kayak gini. Tapi beberapa barista di beberapa negara punya inovasi baru dalam pembuatan latte art ini.

Jepang

3d-latte-art-by-kazuki-yamamoto-part-2-11

Kazumi Yamamoto saat ini dianggap sebagai Rajanya latte art. Dengan hanya sebatang tusuk gigi, kopi, dan milk foam dia dapat menggambar apa aja di atas kopinya – mulai dari karakter-karakter dalam manga, pokemon, atau tokoh-tokoh kartun lainnya. Nggak cuma itu, Yamamoto bahkan bisa membuat latte art dalam bentuk 3D. Ini sih udah bukan menggambar lagi ya, tapi udah membuat patung di atas kopi.

Yamamoto yang berumur 26 tahun ini ini kerjanya di Cafe 10g di Osaka sebagai barista juga waiter, dan dalam waktu singkat dia jadi pusat perhatian di cafe itu. Orang yang datang ke sana kebanyakan tujuannya mau ngeliat gimana caranya dia “membuat patung” di atas busa kopi.

dali

Coba perhatiin karyanya yang bentuknya mirip jam yang meleleh ini. Latte art ini terinspirasi lukisan Salvador Dali yang berjudul “The Persistence of Memory”. Bukan sesuatu yang baru, tapi dibuat dengan cara yang baru dan media yang baru, jadi terkesan baru. Dan keren!

Twitter: @george_10g

Amerika Serikat

Kurt-Cobain

Tersebutlah nama Mike Breach, seorang barista yang menyebut dirinya sendiri sebagai “barista of stars” atau “barista-nya para selebriti”. Pasalnya Breach yang sering kesepian saat bekerja di sebuah hotel ini sering menghabiskan waktu dengan menggambar wajah-wajah para bintang film di atas kopinya. Tau tokoh Willy Wonka kan? Nah, Breach ini kepengen jadi Willy Wonka-nya kopi.

article-2306240-192F201A000005DC-494_634x367

Breach juga mau menggambar muka para tamu yang datang ke coffee shop di hotel tempat Breach kerja. Kalo kamu mau liat gimana hasilnya, silakan buka Instagram kamu dan cari foto yang tag-nya : #cutebarista.

Twitter: @baristaart_mike

Taiwan

example2

Teknologi percetakan berkembang pesat beberapa tahun ini, dan perkembangan ini juga terjadi di latte art.

Ada sebuah coffee shop waralaba di Taiwan  yang bernama “Take Let’s Cafe” yang punya mesin yang bisa mencetak wajah para pelanggannya di atas busa kopi mereka. Pengunjung tinggal nyerahin foto mereka ke dalam mesin itu, lalu… tada! Keluarlah kopi yang di atasnya ada foto si pelanggan!

Hmmm… kira-kira beberapa tahun lagi, ada hal baru apa ya dalam pembuatan latte art? Kita tunggu aja!

 

Sumber foto: boredpanda.com dan beberapa sumber lainnya

Mari Menggambar part 1

Ini dia hasil karya teman-teman yang mampir di acara Kopi Keliling Volume 5 lalu di Anomali Coffee. Seperti biasa, gambar-gambar yang ada ga kalah bagus ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official