International Coffee Day

344260023_640

Pada tanggal 29 September yang lalu, dunia baru saja merayakan “International Coffee Day”. Banyak kedai kopi yang ikut merayakannya dengan cara memberikan kopi gratis kepada pada pelanggannya. Mereka sekaligus mempromosikan produknya dan juga mengingatkan kepada para penikmat kopi tentang jasa para petani kopi yang mungkin sampai hari ini masih ada yang mendapat perlakuan yang tidak adil, dengan membeli kopi mereka dengan harga serendah mungkin.

Banyak yang mengira bahwa International Coffee Day ini diprakarsai oleh Amerika Serikat, tapi ternyata yang pertama merayakannya adalah The All Japan Coffee Association di Jepang dan sudah dirayakan sejak tahun 1983. Istilah “International Coffee Day” ini pertama kali digunakan oleh Southern Food and Beverage Museum saat mereka mengadakan konperensi pers pada tahun 2009. International Coffee Day ini pertama kali dirayakan di Cina pada tahun 1997. Taiwan pertama kali merayakan hari raya para pencinta kopi internasional ini di tahun 2009. Sementara Nepal sudah merayakannya sejak tahun 2005.

Indonesia punya Hari Nasional Kopi juga, tetapi tidak dirayakan pada tanggal 29 September, melainkan setiap tanggal 17 Agustus, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan. Dan Hari Nasional Kopi ini baru mulai dirayakan sejak tahun 2006.

Mengapa kopi harus dirayakan sebegitu meriahnya? Banyak alasannya. Antara lain karena jutaan manusia di dunia menggantungkan hidupnya pada kopi dan kopi sudah menjadi “darah” yang mengalir di tubuh mereka. Tanpa kopi, banyak dari kita yang tidak merasa “hidup” bukan? Kopi layak dirayakan dan layak menerima pujian bukan hanya pada hari kopi, tapi juga setiap hari.

Tapi siapa sebenarnya penemu kopi?

Kopling udah beberapa kali menulis bahwa penemu kopi diperkirakan adalah bangsa Ethiopia, dan bahkan ada juga yang menduga kopi itu ditemukan oleh para alien

image005-282x3504

Tersebutlah nama Kaldi, dalam versi yang menganggap bahwa kopi ditemukan oleh orang Ethiopia, seorang penggembala kambing. Kaldi merasa heran ketika setelah memakan buah dari sebuah pohon, kambing-kambingnya itu jadi lebih bersemangat, bahkan bisa menari. Kaldi lalu membawa pulang biji pohon itu dan menanamnya. Biji yang dibawanya itu adalah biji kopi.

Sheikh-Omar

Sementara, ada juga orang yang menganggap bahwa penemu kopi bernama Sheik Omar. Sheik yang satu ini menemukan biji kopi saat dia dikeluarkan dari Yemen dan dalam persembunyiannya, dia menemukan buah kopi di dekat gua yang menjadi tempat tinggalnya. Karena ternyata biji buah itu rasanya sangat pahit, dia merebusnya. Sheik ini lalu menjadi terkenal karena minuman yang dibuatnya dapat menyembuhkan banyak penyakit. Dia lalu kembali ke Yemen dan diangkat menjadi semacam orang suci karena penemuannya itu.

Yang mana yang benar, itu tidaklah sepenting fakta yang jelas-jelas sudah terbukti bahwa kopi memang minuman paling populer di dunia!

Happy (belated) International Coffee Day, World!

Sumber foto: vimeo.com dan beberapa sumber lainnya

Dibalik Panen Kopi Pahlawan di Lombok

Kamu percaya yang namanya takdir, atau kebetulan? Banyak orang merasa perjalanan hidup mereka nggak memiliki benang merah, dan segala sesuatu yang terjadi selama perjalanan tersebut ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official