Catalyst Art Market #4 – Coffee Showcase by Coffee on Wheels

Masih dalam rangka menuju Catalyst Art Market #4 yang akan diadakan tanggal 25-26 April 2015 di Kuningan City, sekarang Kopling mau ngasih info kamu soal brand kopi yang akan hadir di acara ini. Tentu saja, acara Kopi Keliling nggak akan lengkap tanpa kehadiran secangkir kopi nikmat, bukan?

Smoking Barrels – Craft Coffee & Supplies

coffee-smoking-barrels

Smoking Barrels terdiri dari dua orang konsumen yang memiliki antusiasme tinggi pada kopi. Berbekal kecintaannya pada kopi, maka dipelajarilah berbagai metode dan ilmu demi mencapai cita rasa kopi terbaik. Kini Smoking Barrels hadir untuk menyampaikan cita rasa tersebut kepada konsumen, agar dapat merasakan pengalaman menikmati kopi terbaik.

Matchlock Blend adalah kopi espresso yang disajikan oleh Smoking Barrels Craft & Coffee Supplies dalam acara Catalyst Art Market Vol.4 kali ini. Blend ini menawarkan kompleksitas rasa yang tinggi karena merupakan racikan biji kopi pilihan dari 3 pulau di Indonesia: Ulian Murni (Bali), Toraja Sulotco (Sulawesi Selatan), dan Malabar (Jawa Barat). Temukan rasa cokelat dan kesegaran rasa buah strawberry yang berpadu manis dengan rempah-rempah cita rasa Indonesia. Sama seperti namanya, Matchlock yang merupakan mekanisme pertama dari teknologi senjata api genggam, siap untuk memantik indra pengecap Anda ke dalam ledakan rasa yang menyenangkan.

Selain itu, Smoking Barrels juga akan menyajikan kopi Bali Kintamani Cold Brew. Kopi yang berasal dari desa Ulian Murni, kecamatan Kintamani ini ditanam pada ketinggian 1200 mdpl. Kopi arabika ini kami peroleh langsung dari relasi petani pengelola kebun, sehingga kualitas green bean dapat dijaga bahkan terus ditingkatkan. Satu hal yang khas dari kopi Kintamani adalah proses tanam tumpang sari antara pohon kopi dan pohon jeruk yang dilakukan secara berdampingan. Karena keunikan tersebut, kamu akan merasakan sensasi manisnya coklat dan segarnya citrus dalam cold brew yang kami tawarkan.

Tuku

coffee-tuku

TUKU diambil dari Bahasa Jawa yang Artinya “Beli”. TUKU hadir di tengah masyarakat sebagai sebuah Toko Kopi yang menfokuskan menjual Aneka Minuman kopi serta Biji/Bubuk Kopi Eceran. Diharapkan misi TUKU untuk mendekatkan diri hadir di tengah lingkungan pemukiman masyarakat dapat menjadi alternatif sebagai tempat untuk membeli kopi yang Freshly Roasted, Freshly Ground, dan Freshly Brewed.

Dengan hadir dan tumbuhnya Toko Kopi TUKU di sekitar pemukiman masyarakat, diharapkan terbentuk sebuah rutinitas dan kultur baru dalam menikmati kopi di lingkungan pemukiman kita. Sehingga menikmati kopi tidak lagi hanya dianggap sebagai lifestyle semata, selain menikmati minuman kopi seawajarnya, menikmati kopi dapat mengeratkan hubungan masyarakat yang akan timbul saat mereka berbincang hangat dan minum kopi bersama.

San9a

coffee-san9a

Saat orang mengenal san9a , pasti tidak asing dengan “Faruk Fahrany” sosok yang selama ini bergelut di dunia Pastry dan Bakery, dan piawai mengolah menu makanan, Kini Faruk ingin mengenalkan kopi-kopi terbaik dari Indonesia kepada para pelanggannya.

Latar Belakang sang Roaster di dunia pastry yang banyak mengandalkan kepekean rasa sedikit sedikit banyak memudahkannya saat memutuskan untuk lebih medalami roasting kopi yang ia lakoni. Ia mengaku tak punya teori pasti tentang roasting karena semuanya dilakukan berdasarkan pengalamannya pribadinya serta banyak menimba ilmu ke sana-sini.

Kopi Kohlie

coffee-kopikohlie

Tak ada tempat seperti rumah, di rumah seseorang menjadi dirinya sendiri. Di atas filosofi itu rumah sangrai kopi, Kopikohlie, berdiri. Kopikohlie ingin membawa persona yang jujur atas sebuah biji kopi kepada para peminumnya. Dengan kata lain sebuah jati diri yang optimum dalam sebuah biji kopi.

Berdiri pada tahun 2012, Kopikohlie awalnya berfokus pada jasa sangrai biji kopi. Seiring berjalannya waktu, Kopikohlie mulai mengumpulkan juga biji-biji kopi Nusantara asal tunggal (single origin) dan menghantarnya ke para pecinta kopi Nusantara melalui kedai-kedai kopi.

Nama Kopikohlie berasal dari identitas kami sebagai peranakan Tionghoa Indonesia. Lie berasal dari marga Lie, Koh sebagai sebutan lelaki peranakan Tionghoa, dan kopi sebagai bagian dari keindonesiaan.

Dalam menyangrai, Kopikohlie memadukan dua unsur yang terpenting dalam menyangrai kopi, yakni pengetahuan dan seni. Itulah sebabnya Kopikohlie selalu berusaha menggunakan teknik dan peralatan terbaik, serta mengasah seluruh rasa dalam menyangrai kopi. Semuanya itu untuk satu tujuan, membawa nama kopi Indonesia lebih jauh di mata dunia.

Yudhistira

Adalah Yudhistira, yang pertama dan terbijak dari lima Pandawa. Yudhistira merupakan salah satu tokoh besar dalam epos Mahabarata. Ia menjadi pemimpin dari saudara-saudaranya, para Pandawa, dan akhirnya raja atas Hastinapura dan Indraprastha.

Kopikohlie mengambil ketiga unsur dalam Yudhistira, yakni Kebajikan, Kerendahan hati, dan kejujuran dan menerjemahkannya ke dalam sebuah racikan baru. Racikan “Yudhistira” memiliki karakter rasa buah-buahan seperti apel hijau, jeruk citrus, dengan rasa yang tebal dan tingkat keasaman yang sedang.

 

About author

Cold Brew vs. Ice Coffee: Mana Pilihanmu?

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, terutama di kota-kota besar yang panas, menyeruput minuman dingin tentunya dapat menjadi ‘surga’ tersendiri untuk menghilangkan dahaga. Nggak mau ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official