Moka Pot vs. French Press

Kadang-kadang kita harus mengandalkan diri sendiri dan apa yang  ada di dapur untuk mendapatkan sensasi minuman kopi yang menggugah selera, dan tak kalah rasanya dari coffee shop enak. Lupakan sejenak tangan-tangan tangkas para barista dan mesin pembuat kopi mereka yang canggih. Yang kita perlukan hanya sebuah moka pot atau french press.

French Press

French press

French press memang alat pembuat kopi yang sering digunakan oleh banyak orang. Alat yang ditemukan oleh pria asal Italia, Attilio Calimani, di tahun 1929 ini memiliki prinsip kerja yang sederhana, namun mampu menghasilkan kopi lezat beraroma pekat dan bebas ampas.

Cara menggunakannya adalah dengan meletakkan bubuk kopi  di dasar french press (untuk hasil yang lebih optimal ada baiknya menggunakan bubuk kopi fresh yang bertekstur kasar). Lantas tuangkan air panas (sekitar 95oC) ke bubuk kopi dan tunggu hingga kurang lebih 3 menit. Diakhiri dengan menekan kopi secara perlahan hingga menyentuh dasar french press.

Moka Pot

Moka pot

Jangan lupakan juga moka pot. Mesin pembuat kopi berbahan aluminium ini mengandalkan asupan listrik untuk membuat kopi. Dipatenkan oleh  penemu asal Italia, Luigi De Ponti, di tahun 1933, moka pot juga merupakan andalan untuk membuat kopi segar secara cepat.

Meski akhir-akhir ini muncul banyak varian moka pot, tapi prinsip kerjanya pada dasarnya sama, yaitu dengan menggunakan sistem stovetop, atau mengekstraksi espresso dengan melakukan pendidihan air yang dibakar langsung di atas kompor.

Muncul pertanyaan, apa yang membedakan mereka, selain prinsip kerja tentu saja, dan mana yang paling baik?

Sebenarnya keduanya baik untuk dimiliki, karena memiliki fungsi dan hasil yang cukup berbeda dan masing-masing dapat diandalkan untuk mendapatkan cita rasa kopi yang nikmat.

Tapi untuk yang penasaran, mungkin video di bawah ini bisa membantu untuk mengetahui apa perbedaan antara moka pot dengan french press.

Dan untuk menjadi catatan, moka pot tidak menghasilkan volume kopi yang besar, melainkan pas disajikan dalam cangkir kopi kecil atau mug dengan daya tampung antara 8 hingga 12 ons saja. Sedang french press bisa menghasilkan kopi bervolume hingga 32 ons, sehingga bisa dibagi menjadi dua gelas atau mug yang cukup besar.

Kesimpulannya, moka pot dan french press digunakan sesuai dengan selera dan juga kebutuhan akan asupan kopi tersebut. Keduanya efisien dan gampang digunakan. Tergantung kita untuk memilih yang mana, karena jika berbicara soal rasa, kopi olahan moka pot atau french press tidak kalah dengan kopi mahal yang dijual di gerai ternama yang banyak tersebar di kota besar.

 

Sumber gambar: worldmarket.com

About author

Pesta Boneka #4: “Intimacy”

Festival Teater Boneka Internasional 2 tahunan: Pesta Boneka #4 bertajuk “Intimacy” kembali digelar! Diinisiasi oleh Papermoon Puppet Theatre, festival ini mempertemukan para peserta dan para ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official