Cangkir Alternatif Untuk Meminum Kopi

Jika kita berada di rumah dan ingin meminum secangkir kopi yang lezat kita tinggal mengambil salah satu koleksi gelas kita dan kemudian mencucinya hingga bersih untuk pemakaian selanjutnya. Namun bagaimana jika kita justru banyak menghabiska gelas atau cangkir sekali pakai untuk setiap kali kita meminum kopi?

Saat 9 miliar K-Cups terjual tahun lalu, maka mereka jika dijajarkan bisa mengelilingi Bumi sebanyak 10.5 kali. Demikianlah gambaran sederhana untuk menggambarkannya. Fakta ini kemudian menginspirasi sebuah video apokaliptik yang menggambarkan bagaimana sebuah pod kopi melenyapkan sebuah kota, sebuah metafora untuk masalah lingkungan yang diciptakan oleh produk ini. Karena pod plastik tidak bisa didaur ulang atau diuraikan, maka ia menjadi masalah dari tempat pembuangan sampah sekali pakai.

Sebagai upaya penanggulangan, setidaknya sampai menemukan cara yang lebih efektif, beberapa upaya alternatif dalam pengadaan cangkir kopi sekali pakai ini mungkin bisa menjadi pilihan.

Kapsul Kopi Yang Bisa Dimakan

Perancang asal Singapura, Eason Chow, terinspirasi dari masalah di atas dengan mendesain ulang sebuah kapsul kopi yang bisa dimakan yang akan larut saat dimasukkan kedalam secangkir kopi, sehingga tidak ada limbah atau sisa sampah yang tersisa. Sebuah lapisan keras gula yang bertugas sebagai penahan dan akan mencair saat dipanaskan.

Chow membayangkan pod ini dalam berbagai rasa dan bentuk. Misalnya saja sebuah kopi Jepang yang mirip dengan gunung Fuji. Kreasinya ini terinspirasi saat ia membeli permen saat anak-anak dan ingin memasukkan unsur permen tersebut saat membuat kopi.

Setiap kapsul kopi memiliki rasa yang berbeda-beda. Dan kapsul ini bekerja dengan coffee maker yang didesain khusus yang bisa mengalirkan air panas dan kemudian akan membuat pod-nya secara perlahan akan menghilang.

Sebenarnya bukan hanya K-Cup alternatif yang bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk lingkungan, karena sudah ada juga cangkir biogradable atau yang bisa diguna ulang. Tetap saja yang terbaik adalah untuk memastikan sampahnya benar-benar sirna tak berbekas.

Ampas Kopi Yang Disulap Menjadi Cangkir

 

Ada sekitar 500 miliar cangkir kopi yang diminum secara global setiap tahunnya. Pikirkan berapa banyak ampas kopi yang tersisa dan berapa banyak dari ampas tersebut yang berakhir di tempat pembuangan limbah.

Perancang asal Jerman, Julian Lechner telah menemukan sebuah strategi baru dalam mengupayakan agar ampas kopi tidak perlu masuk ke tong sampah. Selama lima tahun terakhir ia telah menyempurnakan sebuah formula yang mengubah ampas kopi menjadi material keras yang dapat dibentuk menjadi cangkir, yang tentunya kemudian bisa digunakan untuk meminum kopi.

Lechner menyebut cangkir dan piring espressonya dengan Kaffeform. Cangkirnya terbuat dari ampas yang dikumpulkan Lechner dari berbagai cafe di Berlin. Dia mencampur ampas tersebut dengan lem alami dan partikel kayu sustainable untuk menciptakan cairaan yang bisa dicetak menjadi cangkir tadi. Dan cangkirnya bisa digunakan selayaknya cangkir yang biasa dan bisa dicuci seperti biasa. Kelebihannya adalah ia masih memiliki aroma kopi yang menggoda.

Sumber gambar: fastcoexist.com

Penulis: Haris Fadli Pasaribu

Kenya: Kopinya Enak, Petaninya Sedih

Nggak cuma Indonesia yang masa lalunya sangat sedih, tapi banyak negara lain juga. Salah satunya adalah Kenya yang pernah dijajah oleh Inggris. Banyak pertumpahan darah ...
joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official