Dog Songs: Puisi untuk Hewan Kaki Empat Karya Mary Oliver

0

Membaca puisi-puisi Mary Oliver itu rasanya seperti menyatu dengan alam. Penyair yang memperoleh penghargaan Pulitzer ini memang banyak terinspirasi dari alam sekitar, dan lirik-liriknya nggak hanya menggambarkan tentang keindahan alam tapi ia juga mampu membuat momen yang ia tangkap menjadi sangat magis. Ia mencintai alam, dan alam pun membalas cintanya.

Nggak hanya tentang alam, Oliver juga memiliki kecintaan tersendiri terhadap anjing. Lewat buku puisi yang ia dedikasikan untuk hewan kaki empat kesayangannya ini, Dog Songs, Oliver menuangkan 35 puisi dan satu esai tentang anjing peliharaannya dari berbagai sudut pandang, termasuk ia sebagai pemilik, anjing kepada tuannya, dan anjing kepada anjing lain. Ilustrasi anjing di dalam buku ini yang dibuat oleh ilustrator John Burgoyne semakin membuat Dog Songs wajib dikoleksi.

dog-songs-mary-oliver

Kisah dari buku ini dimulai dari perjumpaan seseorang dengan seekor anak anjing:

 

A puppy is a puppy.
He’s probably in a basket with a bunch
   of other puppies.
Then he’s a little older and he’s nothing 
   but a bundle of longing.
He doesn’t even understand it.

Then someone picks him up and says,
   “I want this one.”

 

Di samping sangat puitis, Oliver juga mengingatkan kalau apa yang kita miliki sebenarnya bukanlah benar-benar milik kita:

 

A dog comes to you and lives with you in your own house,
but you

do not therefore own her, as you do not own the rain, or the trees, or the laws which pertain to them.

 

Menutup bukunya, Oliver menuliskan dengan sangat baik di esainya:

 

Because of the dog’s joyfullness, our own is increased. It is no small gift. It is not the least reason why we should honor as well as love the dog of our own life, and the dog down the street, and all the dogs not yer born. What would the world be like without music or rivers or the green and tender grass? What would this world be like without dogs?

 

Dog Songs menggambarkan ketulusan anjing yang mencintai kita tanpa syarat seumur hidupnya, sebuah contoh tentang kehidupan yang mungkin nggak selalu bisa kita dapatkan ketika berhubungan antar manusia. Tentunya siapapun yang memegang buku ini setuju dengan pendapat Oliver:

 

You may not agree, you may not care, but
if you are holding this book you should know
that of all the sights I love in this world-
and there are plenty-very near the top of
this list is this one: dog without leashes.

 

Gambar: amazon.com

Featured image: booksuniverseeverything.com

About author

No comments

Lukisan Tertua di Dunia Ditemukan di Makassar

Setelah para ilmuwan mengambil kesimpulan beberapa saat yang lalu bahwa mayoritas pelukis purba rata-rata perempuan, baru-baru ini mereka menemukan bahwa lukisan-lukisan purba tertua di dunia ...