Art

Seni yang Memberikan Dampak ke Lingkungan Sekitar

Hari ini, tanggal 10 November, adalah Hari Pahlawan di mana kita memperingati orang-orang yang menghasilkan sesuatu yang berkualitas bagi bangsa dan negara, apapun bidangnya. Bagaimana dengan bidang seni? Menurut Kopling, setidaknya kita juga harus bisa memberikan kontribusi di apapun bidang yang kita tekuni, termasuk seni. Seorang seniman tidak hanya bertanggung jawab untuk menciptakan karya seni, tapi juga menghasilkan dampak positif terhadap sekitarnya dari karya seni yang ia ciptakan.

Berikut beberapa seniman yang menurut Kopling berhasil menciptakan karya seni yang impactful!

Tania Bruguera

Tania-Bruguera-3

(sumber: chicagoartmagazine.com)

Tania adalah seorang performance kelahiran Havana, Kuba, yang juga bergerak sebagai aktivis politik dan sosial. Karya-karyanya seringkali berisi tentang pandangannya akan janji dan kegagalan Revolusi Kuba yang membuat masyarakat yang menyaksikan aksinya mempertanyakan kenyataan politik yang ditutup-tutupi oleh propaganda pemerintah dan interpretasi media massa. Sebagai seorang seniman yang sangat vokal, Tania menjadi musuh besar pemerintah Kuba. Ia pernah ditahan oleh pemerintah sebanyak dua kali, dan paspornya disita. Pemerintah Kuba berniat untuk mengembalikan paspornya jika Tania berjanji untuk meninggalkan Kuba dan tidak pernah kembali. Meskipun Tania seringkali melakukan performance dan tinggal di luar negeri, ia tidak sanggup untuk tidak bisa kembali ke kampung halamannya.

“The art that we should be doing today in the 21st century is art that is not for the museum, it’s art for the street and people’s lives.” – Tania Bruguera

Joshua Allen Harris

joshua allen harris installation complex.com

(sumber: complex.com)

Tidak bisa dipungkiri lagi, dampak pemanasan global dan penumpukan sampah bisa kita rasakan di mana-mana. Suhu bumi yang terus-menerus naik, kemarau berkepanjangan, banjir di wilayah-wilayah yang tadinya normal, dan kejadian alam lainnya menandakan kita memang sudah menyiksa bumi terlalu banyak. Sebagai seniman, Joshua menciptakan site-specific installation yang menyuarakan lingkungan dan sampah dengan mengubah plastik dan kantong sampah menjadi wujud binatang. Instalasi ini menjadi bentuk binatang ketika diisi udara, seperti layaknya balon. Ia ingin mengkritik dampak dari kehidupan perkotaan terhadap murninya lingkungan.

JR

face-2-face1

(sumber: artforsocialchangetoolkit.wordpress.com)

Nama JR pastinya sudah tidak asing lagi ya? Seniman yang satu ini menggunakan lensa kamera untuk menunjukkan wajah dunia yang sebenarnya kepada masyarakat. Dengan ciri khas foto hitam putih berukuran besar yang dipajang di tempat-tempat umum, JR berhasil mendobrak pandangan masyarakat tentang perbedaan, diskriminasi, dan stigma sosial. Salah satunya adalah ia pernah memajang foto orang Israel dan Palestina bersebelahan di perbatasan kedua negara, dan tidak ada yang merasa tersinggung karenanya.

Ai Wei Wei

ai-weiwei-remembering-haus-der-kunst-muenchen-2009-3-2

(sumber: publicdelivery.org)

Nama Ai Wei Wei mungkin sudah masuk black list pemerintah Tiongkok, tapi ia tetap tidak pernah berhenti berkarya dan mengkritisi. Di tahun 2008, Ai Wei Wei pernah menyuarakan kampanye untuk membawa keadilan bagi anak-anak yang menjadi korban gempa bumi di Sichuan tahun 2008 akibat korupsi yang mengakibatkan tidak stabilnya konstruksi bangunan sekolah. Ia membuat instalasi bertajuk Remembering pada tahun 2009 di Munich. Instalasi tersebut terbuat dari 9.000 tas anak-anak sekolah untuk memperingati para korban gempa bumi.

 

Masih banyaaaaak banget seniman yang berhasil menciptakan karya yang sangat impactful ke lingkungan sekitarnya. Kalau kamu sendiri, siapa sih ya g menjadi favorit kamu? Share yuk ke Kopling!

About author

joker123malaysia pussy88 xe88 mega888official