Art

Dramatisasi Ruang Sidang

0

Di balik kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan di era teknologi seperti sekarang ini, bukan hanya tukang pos yang dilanda kegelisahan. Para tukang foto keliling juga. Kalau kamu tumbuh di era 80-an, pasti kamu masih ingat bahwa ketika itu banyak sekali tukang foto keliling yang menjajakan jasanya. Sementara jaman sekarang, pekerja yang bergaji minim pun sudah mampu memiliki ponsel yang berkamera. Tukang foto keliling pun jadi kehilangan mata pencaharian.

Nigella-Lawson-during-the-006a

Sketsa Persidangan Nigella Lawson

Bukan hanya tukang pos dan tukang foto keliling, tapi juga para ilustrator yang bekerja di ruang sidang. “Pelukis ruang sidang” adalah mereka yang menggambarkan kejadian-kejadian saat persidangan berlangsung, terutama ketika sidang itu sedang mengadili kasus yang mungkin bersifat rahasia dan beberapa badan hukum mengganggap kamera itu melecehkan “harga diri” ruang sidang. Kamera nggak diijinkan untuk masuk ke dalam ruangan itu, tapi tetap harus ada dokumentasinya. Seiring perkembangan jaman, peraturan ini sudah semakin melunak. Kamera sudah mulai diijinkan masuk ke ruang sidang. Akibatnya, para pelukis sketsa di ruang sidang banyak yang kehilangan pekerjaan. Padahal dulu pekerjaan ini termasuk pekerjaan yang memberi penghasilan yang cukup lumayan, karena mereka bisa menjual karya mereka ke kantor-kantor berita dengan harga tinggi.

Rose-West-by-Priscilla-Co-004

Sketsa Persidangan Rose West, mantan serial killer asal Inggris yang membunuh anak perempuannya sendiri dan beberapa perempuan lainnya

Sketsa-sketsa yang dibuat di ruang sidang dibuat secara cepat dan harus dapat menangkap kesan saat persidangan berlangsung, baik wajah, ekspresi, gaya, dan mood orang-orang yang berada di sana. Para pelukis sketsa ini tentunya bukan asal bisa menggambar. Mereka biasanya lulusan sekolah seni, dan harus mempunyai kemampuan menggambar yang tinggi. Mereka juga diharapkan mengerti masalah hukum, karena berguna untuk pekerjaan mereka.

Sketsa yang dibuat oleh para pelukis di ruang sidang ini biasa dibuat dengan pastel, pensil, pen, dan media apa pun asal praktis dan nggak terlalu mengganggu atau mencolok, seperti kanvas lukisan yang besar atau cat minyak.

Amy-Winehouse-Acquitted-o-009

Sketsa Persidangan Amy Winehouse

Sayangnya, pekerjaan dan sketsa di ruang sidang ini sudah mulai punah, padahal bisa lebih menggambarkan drama yang terjadi di sana, yang nggak bisa ditangkap oleh kamera. Bukannya mengubah kenyataan yang ada di sana, tentunya, tapi membuatnya terlihat lebih dramatis. Sketsa karya Priscilla Coleman yang dibuat di tahun 2009 di atas, contohnya, saat persidangan yang melibatkan Amy Winehouse.

Doreen-and--Neville-Lawre-013

Sketsa Persidangan Pembunuhan Stephen Lawrence, pemuda berkulit hitam, yang tewas dibunuh karena rasisme

Sketsa yang dibuat oleh Elizabeth Cook di atasnya contohnya. Sketsa ini dibuat di tahun 2011 dan menggambarkan persidangan pembunuhan Stephen Lawrence. Dalam gambar di atas, kita dapat melihat ekspresi para terdakwa dan orangtua korban, Doreen dan Neville Lawrence. Terlihat Neville, salah seorang terdakwa, menutup matanya dan mencoba untuk mengabaikan semua detail dari bukti-bukti yang sedang dia dengarkan. Sekadar info, keluarga korban harus menunggu 18 tahun untuk mendapatkan keadilan.

Elizabeth Cook duduk 12 kaki dari orangtua korban. Sketsa ini nggak dibuat saat itu juga, karena nggak diijinkan. Elizabeth hanya mencoba merekam pemandangan yang dilihat oleh matanya itu di dalam kepalanya, dan dirinya sangat terkesan dengan duka yang sangat dalam yang masih dirasakan oleh pasangan Lawrence.

Elizabeth sudah melakukan pekerjaan ini sejak lama, tapi di 5-10 tahun terakhir ini, semuanya sudah berubah. Para hakim dan pengacaranya sendiri sudah nggak menulis di atas sehelai kertas selama persidangan, tapi mereka menulis di atas laptop mereka. Jurnalis pun sudah bisa melaporkan jalannya persidangan melalui Twitter.

Teknologi mengubah segalanya, dan yang tradisional mulai ditinggalkan.

 

Sumber gambar: static.guim.co.uk

No comments

5 Coffee Shop Terunik pt.4

Kadang kalo cuma modal keren dan mahal itu nggak akan diinget orang, baik tempat maupun manusia. Yang bikin sesuatu atau seseorang itu stands out itu ...