Proyek Pemetaan Bayangan di Kota New York

0

Pernah membayangkan nggak kalau kamu beneran hidup di dalam kisah Game of Thrones? Kamu harus bertahan hidup dan mencari nafkah di Westeros di mana seringkali ada seekor naga raksasa terbang menutup langit sehingga tanah sekitar menjadi gelap gulita. Dalam kasus artikel ini, raksasa yang dimaksud adalah gedung pencakar langit. Beda bentuk, tapi sama-sama bisa mengancam hidup manusia. Nytimes.com menuliskan sebuah cerita yang menarik tentang bayangan dan efeknya bagi kehidupan masyarakat di New York, Amerika Serikat. Daerah-daerah yang durasi tertutup bayangan akibat pembangunan gedung-gedung super tinggi mampu membuat harga daerah tersebut turun, kadang menciptakan kebingungan untuk mengidentifikasi waktu, dan lain sebagainya.

Time-lapse Madison Square Park. Sumber: Chang W. Lee/The New York Times

Sinar matahari dan bayangan mempunyai nilai tukar tersendiri bagi kota New York. Kedua hal tersebut mampu memengaruhi kebiasaan orang berjalan kaki di bawahnya, hingga ujung-ujungnya menjadi hal yang memengaruhi harga sewa bangunan. Perhitungan yang matang mengenai bayangan menjadi ‘PR’ dari para arsitek yang terus membangun kota tersebut.

Menarik ya, ketika gambaran kota New York yang begitu megah kerap kita lihat di layar kaca maupun sinema masih saja menyimpan kekurangan yang luar biasa. Dalam hal ini, sinar matahari. Bersyukur hidup di Indonesia, bangun pagi, keluar ke pekarangan langit yang cerah masih menjadi sosok yang selalu ramah menyapa di setiap hari.

Selengkapnya mengenai proyek pemetaan bayangan di kota New York: nytimes.com.
Featured Imageandrewthomasnyc.com.

About author

No comments

Art Market Jakarta 7: Orkibal

We have three special collaborations at Art Market Jakarta 7 that will be held on April 28-30, 2017 at Kuningan City, South Jakarta, and would ...