Quick Questions with Kathrin Honesta

0

Kamu yang suka dengan dunia fantasi (bukan yang di Ancol!) pasti bakalan suka banget dengan karya-karya ilustrator Kathrin Honesta. Ilustrasinya bagaikan mengajak kamu ke dunia mimpi yang memutus batas antara realita dan khayalan. Di usia yang masih cukup muda, karya-karya Kathrin sudah banyak dipakai oleh banyak brand dan buku-buku dari luar negeri. Baru-baru ini, Kathrin baru saja meluncurkan buku puisi-ilustrasi hasil kolaborasi dengan penulis Yu Yessi berjudul The Petite World. Bisa dibilang, ini merupakan buku perdana yang ia terbitkan lewat penerbit lokal. Semua ilustrasi di dalam buku The Petite World sangat indah dan harmonis dengan puisi yang dituliskan oleh Yu Yessi. Karena pengin tahu lebih dalam tentang buku ini dan tentunya tentang Kathrin sendiri sebagai seorang ilustrator, Kopling melakukan wawancara lewat sesi #QuickQuestions. Simak bareng, yuk!

Kopi Keliling (KK): Sebagai full-time illustrator,ceritain dong keseharian Kathrin Honesta itu seperti apa?

Kathrin Honesta (KH): Rutinitasku sebenarnya cukup simple, mulai dari bangun biasanya jam 07:30 pagi dan langsung sarapan. Biasanya sambil sarapan aku punya waktu untuk refleksi selama kurang lebih 30 menit, entah itu sambil baca buku atau nulis. Setelah itu mandi dan siap siap untuk mulai kerja, kira kira itu sudah jam 09:30. Aku adalah seorang freelancer, jadi kerjanya hanya dari rumah saja. Aku akan kerja terus sampai sore/malam (tergantung workload), dan akan istirahat pada saat jam makan siang & makan malam saja. Kalau lagi senggang, aku akan berhenti kerja jam 8 malam. Tapi kalau sedang banyak kerjaan, aku akan lembur terus.

KK: Siapa sih karakter-karakter perempuan di setiap ilustrasimu? Seperti apa dia?

KH: Sebenarnya karakter-karakterku tidak terpaut ke satu individu. Cuma memang aku sering banget menggambar perempuan sebagai objek karyaku. Mungkin karena aku juga seorang perempuan, jadi tidak disengaja aku cenderung menggambar sesuatu yang dengannya aku bisa relate. Kadang mungkin perempuan yang aku gambar itu bisa kumaksudkan sebagai diriku sendiri ketika menggambarkan suatu pesan yang personal untukku. Tapi, sering kali perempuan itu bisa berarti siapa saja dan bebas untuk d hubungkan dengan perempuan mana saja yang merasa melihat dirinya sendiri di dalam ilustrasiku. 🙂

KK: Ilustrasi di buku The Petite World bagus-bagus banget! Ceritain dong tentang proses pembuatan dan kolaborasi bareng Yuyessi? Bentuk kolaborasinya seperti apa, apakah kamu merespon puisi Yuyessi atau yang lainnya? Proses mana yang paling kamu nikmati dan ilustrasi mana yang paling jadi favorit kamu sendiri dan kenapa?

KH: Terima kasih! 🙂 Proses kolaborasi dengan Yessi itu lumayan unik. Kami berdua sebenarnya adalah teman baik dari SMA. Dari dulu, Yessi memang membuat puisi, tapi tidak pernah diperlihatkan di publik. Kami sempat berencana ingin berkolaborasi, Aku akan merespon puisi Yessi dengan ilustrasi, tapi sebatas hanya di-share di Instagram saja. Tapi niat itu tidak jadi-jadi dikarenakan jadwal kami kerja kami berdua yang sibuk. Setengah tahun berlalu, dan tiba-tiba Penerbit Bukune menghubungiku via Instagram menawarkan kerja sama untuk menerbitkan buku. Dengan kesempatan itu, aku langsung mengajukan ide sebuah buku ilustrasi-puisi yang menggabungkan karyaku dan Yessi. Penerbitnya suka dengan idenya dan semuanya bermulai dari situ.

Puisi yang paling kusuka adalah “Fallen Tree”, “Wildflower” dan “After The Storm”.

Proses pengerjaannya lumayan unik juga, soalnya berbeda dari karyaku sebelumnya yang lebih banyak membuat visual dari narasi, di mana semua detail tempat dan kejadian sudah dijelaskan oleh penulis, membuat ilustrasi untuk puisi itu lumayan abstrak karena tugas seorang ilustrator adalah menggambarkan mood & perasaan yang ingin disampaikan penulis puisi. Jadi, di dalam buku The Petite World ini aku banyak memakai symbol dan metafor untuk menggambarkan pesan dari puisinya. Ilustrasinya juga disusun sedemikian rupa sehingga pembaca dibawa untuk mengikuti alur puisi seperti sebuah cerita.

 

 

KK: Selain menjadikan ilustrasimu sebagai buku, kami yakin kamu juga pasti suka membaca buku. Share dong buku-buku favoritmu!

KH: Ini dia beberapa buku favoritku: Mere Christianityoleh C.S. Lewis,The Lord of The Flies oleh William Golding, The Brother Lionheart oleh Astrid Lindgren, Room oleh Emma Donoghue, The Curious Incident of the Dog in the Night-time oleh Mark Haddon, dan masih banyak lagi!

KK: Mimpi apa yang ingin kamu capai di tahun 2018 ini?

KH: Aku ingin memaksimalkan waktu untuk mengerjakan lebih banyak lagi karya. Untuk itu harus lebih disiplin lagi di tahun 2018 ini haha! Tapi overall, aku ingin membuat lebih banyak karya yang bermakna, yang bisa dinikmati oleh lebih banyak orang. 🙂

 

Intip lebih jauh tentang Kathrin Honesta di: @kathrinhonestaa

About author

No comments