Volume 1

0

Acara pertama dari projek Kopi Keliling jatuh pada bulan Februari 2011 di salah satu pioneer kedai kopi “modern” di Jakarta yaitu Tornado Coffee. Disanalah Kopi Keliling memulai langkah pertamanya dalam menciptakan gerakan baru dalam dunia kreatif Jakarta. Bersenjatakan dengan 10 seniman muda Jakarta, Kopi Keliling menampilkan apreasi terhadap salah satu kekayaan Indonesia dengan bentuk yang tergolong baru. Ke 10 seniman tersebut adalah: Arris Aprillo, Arya Mularama, Bugsy, Dmaz Brodjonegoro, Emte, Hendy Musa (Ape Republic), Lala Bohang, Moreza, Motulz, Thunderpanda.

Opening Day

Acara pembukaan Kopi Keliling Volume 1 jatuh pada hari Minggu siang yang cerah. Berbagai kegiatan sudah disiapkan untuk menyambut para pecinta seni yang mulai berdatangan sekitar pukul 3 siang. Cuaca yang cukup terik tidak menghalangi pengunjung menikmati suasana acara. Salah satu kegiatan yang menyita banyak perhatian adalah Photo Corner dari Rghit Pclae. Disana pengunjung dapat bebas berekspresi bersama teman-teman. Berbagai props menarik tersedia bagi siapa saja yang ingin ikutan foto.

Selain sebagai media ekspresi seniman visual, Kopi Keliling juga menyediakan tempat untuk musisi lokal menunjukkan kebolehannya. Sovana and the goons membuka “panggung musik” Kopi Keliling dengan lagu-lagu andalannya. Dilanjutkan oleh penampilan Sunday at Twelve dan ditutup oleh Lukky Annash. Secara keseluruhan acara pembukaan berlangsung dengan cukup lancar.

Closing Day

Pameran karya Kopi Keliling Volume 1 berlangsung selama kurang lebih 2 minggu di Tornado Coffee. Pada tanggal 5 Maret, acara penutupan Volume 1 dilaksanakan di tempat yang sama. Kali ini penampilan dari Bangku Taman, Andryo, dan Swimming Elephants menjadi highlights of the day. 

About author

No comments

Puisi Dari Kehidupan di Commuter Line

Sebenernya naik commuter line itu seru ya. Bukan cuma harganya yang seru, tapi mengamati orang-orang yang ada di dalamnya itu juga sangat menarik. Kalo kamu ...