Library of Things: Perpustakaan Segala Ada

0

Maraknya konsep sharing space, coworking space, sharing economy dan sejenisnya membuat munculnya tren baru yang menghasilkan sebuah proyek seru di beberapa negara di dunia: Library of Things. Konsep Library of Things ini sama seperti perpustakaan, hanya saja barang-barang yang tersedia di dalanya nggak sebatas buku saja, tapi juga peralatan sehari-hari seperti peralatan DIY, alat berkemah, peralatan dapur, dan lain sebagainya.

Konsep Library of Things ini nggak baru-baru banget sebenarnya. Pada tahun 1979, California pernah membuka tool library di mana warga bisa meminjam banyak barang mulai dari palu sampai pembersih toilet. Sepertinya konsep ini sempat meredup sebelum akhirnya booming lagi belakangan ini. Kalau bisa sharing, kenapa harus beli sendiri-sendiri kan?

inside-the-library-of-things

Cara meminjam barang di Library of Things juga gampang banget. Kamu cukup menjadi anggota (gratis) dengan membawa ID dan membaca syarat dan ketentuannya. Setelah itu kamu bisa meminjam barang yang tersedia di perpustakaan dengan kisaran harga £0.50 sampai £15 tergantung dari barang yang dipinjam. Waktu peminjaman juga cukup lama, kamu bisa meminjam sampai 5 barang selama seminggu. Nggak hanya menjadi tempat peminjaman barang, Library of Things juga menyediakan berbagai workshop supaya semakin banyak orang bisa berkreasi dengan barang-barang yang ada di perpustakaan.

Seru banget ya, mungkin kamu bisa memulai project ini di lingkungan sekitar? Bisa sekalian mengurangi sampah dan pengeluaran rumah lho.

Info lengkap tentang Library of Things bisa kamu lihat salah satunya di sini: libraryofthings.co.uk.

Gambar dan featured image: theguardian.com

About author

No comments

Tari Topeng: Seni yang Terlupakan

Hari Sabtu kemarin, Kopling sempat membaca tulisan di sebuah koran nasional berjudul: “Pemerintah Hanya Gencar Berpromosi”. Isinya kurang lebih menyayangkan warisan kebudayaan Indonesia (yang dalam ...