Ringling Bros, Perusahaan Sirkus Terbesar di Dunia Akhirnya Tutup

0

Setelah beroperasi selama lebih dari satu abad (iya, satu abad!), perusahaan sirkus ternama kelas dunia, Ringling Bros. and Barnum & Bailey akhirnya memutuskan untuk menutup usahanya dan mengadakan acara terakhirnya di bulan Mei 2017. Keputusan ini diambil karena penjualan tiket terus menurun sementara biaya operasional meningkat setiap tahunnya, terutama sejak ditiadakannya gajah di dalam show-nya.

Sejak bulan Mei tahun lalu, Ringling telah menghentikan penggunaan gajah karena banyaknya tekanan dari aktivis pencinta hewan juga masyarakat yang mempertanyakan kesejahteraan hewan-hewan yang digunakan oleh Ringling. Meningkatnya kesadaran publik tentang kesejahteraan hewan ini juga merupakan dampak dari film dokumenter Blackfish yang menceritakan tentang ikan paus orca dan kekejaman SeaWorld yang dirilis tahun 2013. Seperti yang bisa kamu baca beritanya di artikel Kopling di sini, Tilikum, ikan paus orca yang menjadi tokoh sorotan di film Blackfish baru saja meninggal awal tahun ini.

Ringling Bros. and Barnum & Bailey akan mengadakan 30 show yang tersebar di beberapa daerah di Amerika selama empat bulan ke depan. Setelahnya, hewan-hewan yang bernaung di dalam mereka, seperti singa, macan, unta, kangguru, dan lainnya, akan dipindahkan ke tempat yang pantas. Sementara itu, perusahaan akan menjalankan Center for Elephant Conservation.

Mudah-mudahan perusahaan sirkus lain juga akan melakukan hal serupa dan semakin banyak orang-orang yang peduli dengan kesejahteraan hewan. Perlahan tapi pasti, sudah selayaknya kita hidup selaras dengan alam.

 

Featured image: cnn.com

About author

No comments

Lukisan-Lukisan “Mistis”

Ada seniman yang terkenal karena penghargaan yang diterimanya, ada juga yang karena karyanya yang fenomenal. William (Bill) Stoneham adalah salah satu dari seniman itu. Bill ...