Tentang Méret Oppenheim

0

o-MERET-900

Salah satu seniman multi talenta yang pernah hidup di muka bumi adalah Méret Elisabeth Oppenheim, atau yang lebih dikenal dengan nama Méret Oppenheim. Méret adalah warga negara Swiss kelahiran Jerman yang berprofesi sebagai seniman surealis dan fotografer, dan menjadi anggota pergerakan aliran surealis di tahun 20-an bersama beberapa seniman lainnya. Méret juga kadang menjadi model untuk foto-foto karya Man Ray, dan kebanyakan dirinya berpose telanjang. Dirinya juga seorang pujangga yang menulis puisi, selain menjadi seorang pelukis, pematung, dan perancang busana, perhiasan, dan furnitur!

o-MERET-900-(1)

slide_342830_3550054_free

slide_342830_3550055_free

slide_342830_3550060_freea

Di usia 18 tahun, Méret pindah ke Paris untuk belajar seni dan membuat studio. Di sana karirnya mulai terbina, dan dirinya bertemu dengan orang-orang dari lingkaran surealis.

Méret menggelar pameran tunggal pertamanya di Basel pada tahun 1936, di Galerie Schulthess, dan setelahnya membuat beberapa pameran lagi. Kebanyakan karyanya adalah tentang benda-benda yang kita jumpai sehari-hari, yang dirangkainya menjadi sesuatu yang meneriakkan seksualitas perempuan dan eksploitasi feminisme oleh lawan jenis – baik dalam seni patung maupun seni lukis.

Sebagai seorang seorang pujangga, karya-karya Méret sangat puitis, juga sensual. Dan selama hidupnya, Méret menunjukkan bahwa seorang perempuan bisa menjadi seorang seniman, sumber inspirasi, kekasih, sekaligus sahabat, tanpa harus menikah.

Méret_Oppenheim_Object

Salah satu karyanya yang paling dikenal orang adalah “Object” (Le Déjeuner en fourrure), yang dibuat pada tahun 1936. Karya ini terdiri dari sebuah cangkir, piring tatakan cangkir, dan sendok pengaduknya yang ditutupi oleh bulu semacam rusa Cina. Karya ini dipamerkan di Museum of Modern Art di New York. Sayangnya, kesuksesan dan kegemilangan karir Méret di kemudian hari malah menjadi bumerang untuk dirinya, ketika menarik diri dari lingkungan kaum surealis. Memang nggak semua orang senang sih ya kalau kita sukses. Itu biasa…

Méret banyak menerima penghargaan internasional, di antaranya adalah Art Prize of the City of Berlin di tahun 1972. Di tahun 1975 saat menerima Art Award of the City of Basel, Méret mengatakan sesuatu yang diingat oleh banyak orang hingga hari ini: “Freedom is not given to you — you have to take it.

Méret yang meninggal pada tahun 1985 di usia 72 tahun, dengan sangat hati-hati meninggalkan catatan tentang kolega-koleganya yang dia sukai, dan lokasi karya-karyanya. Dia juga meninggalkan catatan tentang tulisan-tulisannya yang harus diterbitkan dan kapan, juga membuang beberapa di antaranya. Saat ini kebanyakan karya Méret bersemayam di Bern di beberapa tempat, termasuk Museum of Fine Arts dan National Library.

Semoga karya-karya Méret juga bisa menginspirasi kamu semua!

 

Sumber foto: Huffington Post

No comments