ACT

Profil Peserta Pameran ACT 2016 All Dogs Matter pt.2

0

Menuju acara galang dana Pro Plan Pooch Party tanggal 20-21 Agustus 2016 di Caswell’s Coffee, Kopling mau mengenalkan dulu satu per satu para visual artist yang berpartisipasi di Pameran “All Dogs Matter” yang diadakan dalam rangkaian galang dana tahunan ACT. Karya-karya yang dipamerkan bisa kamu lihat saat acara nanti dan dijual dengan sistem silent bidding. Yuk, kita simak profil mereka!

Elicia Edijanto

elicia edijanto

Karya-karya Elicia banyak terinspirasi dari alam. Sebagai seorang seniman, ia mencoba untuk menciptakan hubungan yang unik antara manusia dengan alam melalui karya cat air berwarna hitam putih. Ia juga sering menggambarkan anak kecil yang hidup berdampingan dengan satwa liar, seperti gajah, serigala, dan beruang. Elicia ingin mengingatkan kita bahwa hubungan antara manusia dengan alam itu seharusnya sangat indah, dan ia juga ingin orang merasakan kedamaian dan ketenangan saat melihat karyanya.

Instagram: eliciaedijanto

Jirayu Koo

jirayu koo

Jirayu adalah seniman visual asal Bangkok dengan latar belakang desain grafis. Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai graphic director sebelum akhirnya melanjutkan studi ke London. Di negeri inilah Jira menemukan kecintaannya terhadap seni visual dan kemudian mulai bekerja sebagai freelance visual artist untuk berbagai klien internasional. Bentuk-bentuk geometri dan elemen grafis merupakan hal favorit Jira yang kemudian ia kembangkan menjadi karya-karya dengan gaya yang unik. Pendekatannya adalah memadukan pemikiran kreatif dengan playfullness untuk menghasilkan komposisi dinamis yang menyegarkan.

Instagram: every_every

Mayumi Haryoto

mayumi haryoto

Berbasis di Jakarta Selatan, Mayumi sudah menggeluti bidang illustrasi selama hampir 10 tahun dan sudah mengerjakan banyak ilustrasi untuk berbagai bidang dari periklanan, musik, film, game, editorial dan lain lain. Pada tahun 2009 dia telah mendapatkan beberapa penghargaan desain di Indonesia dan Malaysia. Pernah berpartisipasi dalam pameran kelompok di Jakarta, Bandung, Michigan, USA dan Darmsdat, Jerman.

Instagram: mayumiharyoto

Muhammad Taufiq

Emte-profile pic

Emte, seorang illustrator yang memiliki nama lengkap Muhammad Taufiq ini mengaku lebih menyukai kucing dibanding anjing, walaupun anjing justru menjadi karakter utama sebuah komik indie yang diciptakannya sewaktu masih kuliah. Bagi emte, hewan juga tak ubahnya seperti manusia, makhluk hidup yang punya hak untuk bisa menikmati dunia dengan bebas dan layak.

Instagram: emteemte

Naela Ali

naela ali

Nae, panggilan akrab Naela, saat ini bekerja sebagai freelance illustrator dan graphic designer. Ia juga memiliki sebuah brand bernama Asobi yang menjual berbagai merchandise dengan ilustrasi buatannya sendiri, termasuk buku ilustrasi Stories for Rainy Days dan Itadakimasu. Di samping itu, Nae juga sering menjalankan workshop cat air bernama Summer Wasting Class.

Instagram: naelaali

About author

No comments

3 Seniman Perempuan Multi Budaya

Seniman perempuan sudah sangat lama terlibat dalam pembuatan karya seni, bahkan sejak jaman prasejarah. Pada masa itu, para seniman perempuan membuat kerajinan gerabah, teksil, keranjang, ...