Pantone Itu Bukan Shampoo, Tapi…

0

“It’s so beautifully arranged on the plate – you know someone’s fingers have been all over it.” – Julia Child

Seenak-enaknya makanan, nggak akan bisa dijual dengan harga mahal kalau penampilannya nggak keren. Sebaliknya, makanan mahal jaman sekarang bukan jaminan rasanya pasti enak, tapi penampilannya sudah pasti mencerminkan harganya.

Sedikit melenceng dari masalah makanan, kamu pernah dengan nggak tentang “Pantone”? Belum? Nah, Pantone ini sebenarnya adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang warna, supplier warna, tepatnya, yang berkantor pusat di Carlstadt, New Jersey. Produk mereka yang terkenal adalah “Pantone Matching System” atau PMS. Sistem warna ini sering digunakan dalam berbagai industri, termasuk percetakan, cat, kain, dan barang-barang yang terbuat dari plastik. Industri-industri ini menggunakan standar sistem warna yang dibuat oleh Pantone supaya warna-warna itu saling matching. Ada 1,114 macam warna dalam sistem Pantone, tapi pilihan ini masih terbuka untuk warna-warna metalik dan warna-warna yang bisa bersinar dalam gelap. Nah, untuk tahun 2014, menurut sistem Pantone, adalah warna “radiant orchid” yang melambangkan kreativitas dan inovasi, juga percaya diri.

Warna-warni-Pantone-1

Rainbow Tarts karya Emilie Guelpa

Balik lagi nih ke soal makanan. Ada beberapa orang seniman yang menggunakan sistem ini dalam karyanya. Salah satunya adalah seorang desainer grafis yang juga adalah seorang food blogger dari Paris yang bernama Emilie Guelpa. Baru-baru ini, Emilie menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Rainbow Tarts” yang berisi 50 resep kue yang warnanya terinspirasi dari Pantone tadi.

Rainbow-tarts-Emilie-Guelpa

Pantone Pie buatan Emilie Guelpa

Dalam sebuah wawancara, Emilie mengatakan bahwa sebagai seorang desainer grafis, selain rasa, ketika mengolah makanan dia juga sangat peduli dengan warna. Seperti misalnya Pantone Pie di atas. Untuk mengatur warna dalam pie tersebut, Emilie dibantu oleh beberapa orang chef favoritnya, dan setiap dari mereka memilih warna mereka sendiri. Emilie sendiri nggak punya warna favorit, tapi dia lebih suka warna-warna cerah, khususnya warna toska dan warna coral.

Buat kamu yang mengerti bahasa Perancis dan mau mencoba resep Emilie, kamu bisa baca di website-nya ini.

Pantone-pairing-1

Pantone-Pairings-2

Pantone Pairings Project – David Schwen

Nggak cuma Emilie yang memakai sistem warna Pantone ini dalam berkarya, David Schwen, seorang ilustrator dan desainer juga menggunakannya untuk membuat foto makanan. David menggunakan obyek-obyek yang ditemuinya di rumahnya sendiri, seperti spons, karton, dan sebagainya. Ketika dirinya sedang menyelesaikan sebuah desain poster dan menggabungkan 2 Pantone yang berbeda, dia langsung berpikir bahwa sistem ini akan sangat menarik jika diterapkan dalam makanan, dan terciptalah “Pantone Pairings Project”.

Pantone-Food

Pantone Food nya Alison Anselot

Lalu ada juga Alison Anselot dari Belgia yang menciptakan “Pantone Food”. Mulai dari buah stroberi segar, kue brownies, hingga sepotong cheesecake, Anselot menemukan cara untuk memadupadankan warna-warna itu dalam sebuah palet monokromatik. Kreasi Alison nggak cuma indah, tapi juga bikin ngiler…

Buat kamu yang sudah familiar dengan Pantone, kreasi apa yang sudah pernah kamu buat? Jangan malu lho, kalau mau sharing ke Kopling.

Sumber: dschwen.com, alisonanselot.com, api.ning.com, dan lain-lain.

No comments

#GoRights2013: Perubahan Positif

Sadar nggak sih, isu-isu tentang pelecehan hak asasi manusia yang sering diberitain di berbagai media itu sebenernya deket banget di sekeliling kita dan bahkan mungkin ...