Minuman-Minuman Kopi dari Jawa

0

Dari Sumatra, lalu Jawa Timur, sekarang kita masih berada di Jawa untuk mencicipi minuman-minuman kopi unik dari beberapa wilayah di Pulau Jawa. Yuk!

Pekalongan

5838580_20130907020853

Kopi Tahlil

Kalau kamu berkunjung ke kota yang satu ini, selain berbelanja batik, kamu juga bisa mencoba “kopi tahlil”. Benar, sesuai dengan namanya, kopi ini awalnya hanya dihidangkan saat acara tahlilan.

Sepintas, kopi ini mirip seduhan kopi dengan air jahe, tapi selain jahe, minuman kopi ini juga diberi campuran kapulaga, cengkeh, kayu manis, pandan, batang serai, dan pala. Semua bumbu itu direbus selama 2 jam setelah dihancurkan, dan kemudian ditambahkan gula merah – baru kemudian dicampurkan pada kopi.

Harga secangkir kopi tahlil hanya Rp1.500, tapi kalau mau ditambah dengan susu, harganya menjadi Rp2.500 per gelasnya.

Tulungagung

seribu_2013-07-09_120120

Mak Waris yang warung kopinya nggak pernah sepi pengunjung

Ada seorang perempuan tua yang bertempat tinggal di Desa Bolorejo, Tulungagung yang warung kopinya nggak pernah sepi pengunjung. Mak Waris, demikian orang memanggil perempuan yang nama aslinya adalah Sutijah ini, adalah istri dari almarhum Pak Waris dan kedua pasangan ini sudah membuka warung kopi sejak tahun 1978, setelah terjadinya bencana banjir bandang pada tahun 1976. Mereka lalu mencoba bangkit dari masa paceklik dengan menjajakan “kopi ijo”.

Kenapa kopi ini bisa berwarna hijau? Apakah diwarnai? Nggak, ternyata. Kopi ijo adalah bubuk kopi yang terbuat dari biji kopi robusta yang disangrai di atas wajan yang terbuat dari tanah liat dan pembakarnya adalah kayu bakar yang sudah kering. Proses sangrai ini dilakukan sangat hati-hati, karena apinya nggak boleh terlalu besar atau terlalu kecil. Setelah kopinya selesai disangrai, lalu biji-biji kopi itu digiling dengan menggunakan mesin.

696369638

Kopi Ijo

Mak Waris menjual kopinya seharga Rp1.500 saja per gelas. Tapi kalau kamu lebih memilih untuk menikmatinya di rumah, kamu bisa membeli kopi ini dengan harga Rp25.000 per setengah kilo. Pelanggan kopi Mak Waris bukan cuma warga Tulungagung, tapi kopinya sudah terkenal sampai ke Malaysia!

Dari hasil penjualan kopi ini, Mak Waris sempat naik haji sekali dan hidup berkecukupan. Beliau mempunyai 15 orang karyawan yang membantunya memroses pembuatan kopi ini, sampai menyajikannya kepada para tamu.

Ungaran

barista-warung-sego-macan-dan-kopi-klotok-2

Kopi Klotok

Kota yang terletak sangat dekat dengan kota Semarang ini juga punya jagoannya sendiri. “Kopi klotok” namanya. Syarat untuk membuat minuman ini, biji kopi yang digunakan haruslah yang sudah matang di pohon dan telah jatuh ke tanah.

Setelah menjadi bubuk, kopi lalu dimasukkan ke dalam panci dan dimasak tanpa air. Setelah berbau gosong, baru air dimasukkan dan direbus hingga mendidih. Gula mendapat giliran terakhir untuk dimasukkan ke dalam panci itu.

Minuman kopi ini disebut “klotok” karena cara pembuatannya. Bubuk kopi yang lengket dalam panci akan terkelupas saat disiram air, atau “mengklotok”. Tapi selain itu, di Cepu memang ada daerah yang bernama Klotok, dan “kebetulan” minuman ini awalnya dipopulerkan di tempat ini.

Secangkir kopi klotok dihargai Rp5.000.

Sumber gambar: Minum Kopi dan beberapa sumber lainnya

No comments

Puisi di Commuter Line

Kalo jaman dulu kita belajar peribahasa dan peribahasa-peribahasa itu sampe hari ini masih nempel banget di kepala ketimbang nasehat-nasehat yang nggak “nyastra”, mungkin memang ada ...