Mengenal Coffee Pod Machine

2

Kalo kita denger kata “pod”, pikiran kita langsung ke sebuah gadget kecil yang gunanya buat dengerin lagu. Nah kalo kamu denger kata “coffee pod” apa yang ada di kepala kamu?

Coffee pod itu adalah sebuah alat yang gunanya untuk ngurangin waktu saat nyeduh kopi juga ngejaga kesegaran produk yang nggak terpakai supaya nggak terkena udara dan cahaya. Pod di kopi ini juganya buat ngejaga konsistensi kekuatan rasa pada kopi. Kalo susah ngebayanginnya, coffee pod ini semacem kantong teh gitu deh, cuma bedanya coffee pod ini nggak selalu terbuat dari kertas, tapi kadang juga dari plastik atau bahan metal. Kira-kira udah dapet sedikit kan gambarannya?

Coffee pod ini biasanya dipake untuk membuat espresso dan udah ada sejak 1934 sebenarnya. Penciptanya adalah Francesco Illy. Dia ngemasukin nitrogen ke dalam kemasan coffee pod ini supaya kopinya bisa segar lebih lama. Setahun kemudian, Illy ini bikin mesin espresso modern pertama yang dikasih nama Illeta. 40 tahun kemudian, Illy bikin mesin yang namanya Easy Serving Espresso di tahun 1974. Di tahun 1979 masalah mulai muncul karena ternyata rasa kopi yang dihasilkan dari mesin ini nggak bisa seragam. Kenapa? Karena pengaruh air dan kualitas kopi kan juga punya pengaruh besar. Sampe sekarang pun salah satu masalah terbesar dalam metode pembuatan kopi ini adalah rasa yang nggak selalu konsisten, meskipun pake alat yang harganya mahalnya luar biasa kayak coffee pod machine itu.

Nah, yang popularitasnya lagi naik di Inggris sekarang itu adalah coffee pod machine. Mesin ini sayangnya harus pake coffee pod yang bahannya dari plastik dan aluminium. Tentu aja jadinya coffee pod yang kayak gini jadi nggak ramah lingkungan. Selain itu, harga mesin ini juga mahal banget. Kalo mahal tapi jadinya kopinya enak sih nggak apa-apa ya. Ikhlas bayarnya. Tapi banyak yang bilang hasil kopi yang dibuat pake coffee pod machine ini rasanya biasa banget.

Coffee pod machine ini biasanya di Inggris sana dijualnya di semacam butik buat kopi. Tanpa harus nyebut merek, coffee pod ini pokoknya semacam patokan bahwa seseorang itu tajir gitulah di dunia perkopian. Sama kayak dunia fashion juga sih, secara kopi kan ngetop banget ya di Italia, jadi banyak yang pake istilah-istilah kopi dalam bahasa Italia. Keren banget lah pokoknya, kayak Prada atau Hermes di dunia fashion. Kalo orang udah punya mesin kopi ini bisa dibilang status sosialnya jadi naik. Jadi kayak tas mahal-mahal tadi, yang sebenernya dijual itu bukan mesinnya tapi gengsinya. Anyway, yang patut diacungi jempol dari perusahaan-perusahaan yang bikin coffee pod machine ini adalah: branding mereka sukses banget.

Kekuatiran banyak pencinta lingkungan hidup yang juga doyan ngopi adalah bahwa pod yang dipake sama si coffee pod machine ini nggak bisa didaur ulang, dan setiap pod cuma bisa dipake sekali. Sayang banget yah. Jadinya sampahnya numpuk gitu aja, demi kepraktisan yang mahalnya luar biasa. Untungnya di dunia ini orang yang tajir melintir yang mampu beli coffee pod machine ini nggak buanyak yah? Hehe…

Mungkin yang paling enak masih espresso yang dibuat dengan mesin melalui tangan barista. Karena tetep aja dalam jangka waktu yang lama, sentuhan tangan manusia masih belum bisa dikalahin sama mesin yang benar-benar otomatis. Selain itu, apapun bikinan tangan manusia pasti lebih terasa personal dan bisa dipesan sesuai permintaan kan? Makanya, lain kali kalo kamu pesen kopi, coba sekali-sekali ngasih tip unik ke baristanya supaya mereka lebih kenal kamu.

About author

2 comments

  1. Abel Hacksys 27 January, 2015 at 07:57 Reply

    Sebaiknya mimin membuat konten ini melalui riset yang baik, karena espresso yang dihasilkan oleh mesin coffee pod sangat membantu saya untuk menikmati kopi. Saya punya mesin kopi Coffesso sudah hampir 1 tahun ini tidak punya kendala, kualitas kopi di setiap cangkir yang dihasilkan tidak mengurangi rasa maupun kualitas kopi itu sendiri. mesinnya murah pemakaiannya juga praktis. https://coffesso.com/shop/

    • Kopi Keliling 30 January, 2015 at 16:16 Reply

      Sebenarnya rasa kopi itu sendiri sangat personal. Kami bilang rasanya ‘biasa’ karena menyeduh kopi menggunakan coffee pod machine memiliki keterbatasan untuk mengeksplorasi flavor kopi itu sendiri kalau dibandingkan dengan menyeduh kopi menggunakan alat-alat manual brewing.

Post a new comment

5 Coffee Shop Terunik pt.4

Kadang kalo cuma modal keren dan mahal itu nggak akan diinget orang, baik tempat maupun manusia. Yang bikin sesuatu atau seseorang itu stands out itu ...