Lukisan-Lukisan “Mistis” pt.2

0

Kopling pernah ngasih tau kamu beberapa lukisan yang dianggap mistis di luar sana. Ternyata di Indonesiapun ada lukisan yang katanya mistis.

Nggak banyak orang yang akrab dengan nama Sri Baduga Maharaja apalagi Ratu Jayadewata, tapi kalo nama Prabu Siliwangi udah pasti banyak yang tau. Padahal kedua nama itu mengacu pada orang yang sama: Prabu Siliwangi, yang pernah memerintah Kerajaan Pajajaran selama 39 tahun dan sukses mengantar Pakuan ke dalam jaman kejayaan.

161411_prabusiliwangi5

Sebuah lukisan tentang Sang Prabu ini masih tersimpan di Museum Keraton Kasepuhan di Cirebon, dan konon kabarnya di lukisan ini mata Prabu Siliwangi bisa melirik, sehingga disebut sebagai “lukisan hidup”. Lukisan ini adalah karya seorang seniman yang bernama Riho.

Selain itu, posisi kaki dan sandal Sang Prabu bisa ngikutin gerakan pengunjung kalo bergeser ke kiri atau ke kanan. Nggak cuma itu, yang lebih menarik lagi adalah ekspresi Prabu Siliwangi yang keliatan galak kalo diliat dari depan, tapi keliatan ramah kalo diliat dari samping. Widih.

Kalo kita ke museum itu, tour guide-nya punya segudang cerita tentang lukisan yang dibuat di tahun 2004 itu. Katanya, lukisan ini dibuat berdasarkan mimpi si pelukis. Otomatis lukisan ini jadi terkesan makin mistis karena cerita-cerita itu, belum lagi karena katanya Prabu Siliwangi sampai sekarang sebenernya masih hidup…

Menurut Retno Widi Astoeti (Nino), seorang seniman Cirebon yang mengelola galeri seni Brana dan punya replika dari lukisan ini, sebenernya nggak ada hal mistis dalam lukisan itu. Dan di replikanya juga mata Sang Prabu bisa ngelirik. Hehe. Bisa begitu, karena lukisannya dibuat dengan mata memandang lurus ke depan, jadi kalo diliat dari posisi manapun terkesan ngikutin orang yang ngeliatin.

Selain lukisan Prabu Siliwangi, lukisan lainnya yang dianggap mistis karena dianggap “hidup” di Indonesia adalah lukisan foto Bung Karno. Lukisan ini terletak di Museum Bung Karno di Blitar yang selalu rame pengunjungnya. Nggak cuma ke museum, mereka juga sekalian ziarah ke makam Presiden RI I itu, karena memang museum-nya letaknya di dalam Kompleks Makam Bung Karno.

5152849a50f47_5152849a51ee3

Lukisan ini besarnya 150×175 cm dibingkai dengan kayu yang dicat dengan warna emas dan diletakkan di dekat pintu masuk galeri. Kalo diliat sepintas memang lukisan ini nggak ada anehnya, dan baru terasa ganjilnya kalo diliat dari samping. Dada kiri Bung Karno keliatan bergerak maju mundur, dan ritmenya 60-70 detak per menit, mirip jantung manusia normal…

Nah, ternyata kemistisan ini juga ada penjelasannya. Pelukisnya pinter banget ngatur komposisinya. Dada kiri Bung Karno ditaruh tepat di tengah lukisan dan lebarnya bidang lukisan dibuat persegi panjang, jadi daerah tengahnya terlihat lentur. Kalo kedorong angin sedikit aja, bagian tengahnya jadi bergerak secara konstan.

Makanya lukisan ini nggak dipasang di dinding karena bisa menghalangi aliran udara. Di depannya juga nggak dikasih lapisan kaca, supaya permukaan lukisannya bisa kena angin.

Selama ada penjelasannya, segala sesuatu memang jadi masuk akal ya?

 

Sumber foto: pulsk.com dan jejakpengembara.com

No comments

Cara Penduduk Dunia Minum Kopi

Para pencinta dan penggila kopi adalah orang-orang yang kreatif dan berbudaya tinggi. Setuju? Makanya, kita (atau, mereka) nggak segan-segan untuk keluar dari “pakem” cara minum ...